Filosofi Pensil

Filosofi Pensil

Filosofi Pensil

Filosofi Pensil
Filosofi Pensil

“Setiap orang membuat kesalahan. Itulah sebabnya, pada setiap pensil ada penghapusnya” (Pepatah Jepang)

Kali ini saya ingin menceritakan kepada Anda sebuah kisah penuh hikmah dari sebatang pensil. Dikisahkan, sebuah pensil akan segera dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya, pensil itu dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya. Maka, beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya.

“Wahai pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan fungsi apa pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. Kalau kamu gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet, rusak, maka tugas utamamu gagal.”

“Kedua, agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna, kamu akan mengalami proses penajaman. Memang meyakitkan, tapi itulah yang akan membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal”.

“Ketiga, yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang penting, yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam dirimu. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi manusia”.

“Keempat, kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Agar bisa berguna dan bermanfaat, maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan manusia yang menggunakanmu”.

“Kelima. Di saat-saat terakhir, apa yang telah engkau hasilkan itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya. Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil, melainkan pensil-pensil yang telah membantu menghasilkan karya terbaik, yang berfungsi hingga potongan terpendek. Itulah yang sebenarnya paling mencapai tujuanmu dibuat”.

Sejak itulah, pensil-pensil itu pun masuk ke dalam kotaknya, dibungkus, dikemas, dan dijual ke pasar bagi para manusia yang membutuhkannya.

Pembaca, pensil-pensil ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan misi kita berada di dunia ini. Saya pun percaya bahwa bukanlah tanpa sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini. Yang jelas, ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk digenapi dan diselesaikan.

Sama seperti pensil itu, begitu pulalah diri kita yang berada di dunia ini. Apa pun profesinya, saya yakin kesadaran kita mengenai tujuan dan panggilan hidup kita, akan membuat hidup kita menjadi semakin bermakna.
Yang penting, hingga pada akhir kehidupan kita ada karya ataupun hasil berharga yang mampu kita tinggalkan. Tentu saja tidak perlu yang heboh dan spektakuler.

Baca Juga : 

Harta Karun

Harta Karun

Harta Karun

Harta Karun
Harta Karun

Menjelang permulaan abad keduapuluh, adalah seorang pria yang tinggal
di sebuah tanah yang cukup luas di pinggiran kota kecil di
Beaumont-Texas. Pria ini dengan terpaksa ingin menjual sebagian
tanahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya beserta
keluarganya.

Kabar itu terdengar sampai ke sebuah perusahaan minyak yang kemudian
menyatakan bahwa di tanah tersebut kemungkinan besar terdapat tambang
minyak. Lalu diajukanlah sebuah penawaran bagi hasil jika mereka
diijinkan mengeksplorasi dan mengebor tanah tersebut. Sang pemilik
hampir tak percaya dan dengan gembira menyetujui tawaran kerjasama itu.

Proses eksplorasi pun dimulai dan ketika minyaknya menyembur
gembiralah mereka semua terutama si pemilik tanah. Sekian ratus ribu
barel minyak telah dihasilkan dari tanah tersebut dan itulah penemuan
Spindle Top, salah satu sumur minyak yang paling produktif dalam
sejarah Amerika. Pertanyaannya adalah: “Apakah sang pemilik tanah telah menjadi kaya
raya?”

Sebenarnya….. pria pemilik tanah itu sudah menjadi kaya raya semenjak dia
menjadi pemilik tanah tersebut, sayangnya dia tidak menyadarinya dan
tidak memiliki cukup pengetahuan untuk melakukan eksplorasi sehingga
tidak mampu memanfaatkannya jauh hari sebelumnya.

Di dalam diri setiap manusia terdapat kemampuan serta talenta luar
biasa untuk meraih sukses, namun ada sebagian besar orang yang tidak
menyadari apalagi memanfaatkannya.

Kenalilah diri anda, eksplorasilah, kembangkanlah dan manfaatkanlah
apa yang anda miliki. Mulailah mengebor dan menggali potensi diri
anda, temukanlah kekuatan-kekuatan yang terpendam, boleh jadi ada
harta karun yang tak ternilai didalam diri anda.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Dua Kotak

Dua Kotak

Dua Kotak

Dua Kotak
Dua Kotak

Ada di tanganku dua buah kotak yang telah Tuhan berikan padaku untuk dijaga.

Kata-Tuhan “Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam. Dan
masukkan semua kebahagiaanmu ke dalam kotak yang berwarna emas.”
Aku melakukan apa yang Tuhan katakan. Setiap kali mengalami kesedihan maka aku
letakkan ia ke dalam kotak hitam.
Sebaliknya ketika bergembira maka aku letakkan kegembiraanku dalam kotak
berwarna emas.

Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat.
Sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula.

Dengan penuh rasa penasaran, aku membuka kotak berwarna hitam.
Kini aku tahu jawabannya. Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna
hitam itu, sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh
keluar.
Aku tunjukkan lubang itu pada Tuhan dan bertanya, “Kemanakah perginya semua
penderitaanku?” Tuhan tersenyum hangat padaku.

“AnakKu, semua penderitaanmu berada padaKu.”

Aku bertanya kembali, “Tuhan, mengapa Engkau memberikan dua buah kotak, kotak
emas dan kotak hitam yang berlubang?” “AnakKu, kotak emas Kuberikan agar kau
senantiasa menghitung rahmat yang Aku berikan padamu, sedangkan kotak hitam
Kuberikan agar kau melupakan penderitaanmu.”

Ingat-ingatlah semua kebahagiaanmu agar kau senantiasa merasakan kebahagiaan.
Campakkan penderitaanmu agar kau melupakannya.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Art to Wear 2009 – Beyond Fashion @

Art to Wear 2009 - Beyond Fashion @

Art to Wear 2009 – Beyond Fashion @

Art to Wear 2009 - Beyond Fashion @
Art to Wear 2009 – Beyond Fashion @

COZMAGZ bekerja sama dgn J-Sekai akan mengadakan acara cosplay competition pada acara “Art To Wear 2009 : Beyond Fashion” pd tgl 19 April dan bertempat di JCC (acara Art to Wear nya sendiri berlangsung dari tanggal 15 April)

Yg pasti acarany bakalan gede dan bisa mempublikasikan budaya cosplay di Indonesia Lho.
Acara kita ini bakal diliput oleh kurang lebih 40 media, dalam dan LUAR negeri, so cosplayer, ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan jati diri kita kepada banyak orang!! We are Indonesian Cosplayer!!
Jangan sampe ketinggalan karena nanti kalian bakalan nyesel dech!!
Don’t Miss it!! Ok!!

Acara berupa kompetisi cosplay yg di bagi mjd 4 kategori yaitu
1. anime-manga
2. game
3. original cosplay & harajuku
4. indonesia theme cosplay.

Format kompetisi catwalk cosplay party (jadi berupa fashion show dengan kira2 1 menit di catwalk untuk bergaya) dan penilaian dihitung per cosplayer (bukan tim).
Untuk Lagu akan disediakan dari panitia.

UPDATE :

acara art to wear nya dimulai jam 10.00, acara di panggung cosplay nya sendiri akan dimulai sore (jam pasti dan rundown acara nanti kita update lagi).

HTM untuk acaranya 10.000, untuk cosplayer yang mendaftar tidak usah membayar HTM (nanti kita kasih free pas untuk di print), hanya perlu biaya daftar ulang 10.000 (ditukar dengan snackbox dan Aqua 600ml).

Cozmagz nantinya di sana akan membuka stand booth foto untuk cosplayer, tidak dipungut bayaran dan fotonya akan dimasukkan untuk CozMagz edisi Juni 2009. Jadi, jangan lupa datang ya

Bagi yg ingin mendaftar bisa mengirimkan biodata dgn format
1. nama asli
2. nama alias
3. kategori cosplay
4. nama karakter
5. judul anime-manga atau game
6. no HP
7. alamat email

Dikarenakan adanya perubahan dan pemberitahuan dari pihak penyelenggara acara besarnya (art to wear 2009) maka kami memutuskan untuk membatasi jumlah peserta menjadi 60 orang, karena itu jika yang mendaftar lebih dari 60 orang, maka kami akan melakukan seleksi.

Berhubungan dengan hal di atas, mohon cosplayer mengirimkan foto kostum ketika mengirim pendaftaran, maaf sebelumnya m(_ _)m dan terima kasih atas pengertiannya

Batas pendaftaran tanggal 12 April 2009

kirimkan pendaftaran ke cozmagz@yahoo.com dgn subjek registrasi cosplay show.
Biaya pendaftaran 10rb per orang untuk konsumsi (aqua 600ml + snack box) dan dibayarkan ketika mendaftar ulang.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi
Scarlet : 08988259170 (you can text me or call me)
Yukina : 085691628396 (no sms call only)
Uki : 021-99687422 (you can text me or call me)

Baca Juga :

Ikrimah Bin Abu Jahal

Ikrimah Bin Abu Jahal

Abu Ishaw As-Ayabi’i meriwayatkan, saat Rasulullah SAW sukses menaklukkan kota Makkah, maka Ikrimah berkata: “Aku tidak dapat tinggal di tempat ini!” Setelah berkata demikian, dia pun pergi berlayar dan memerintahkan sehingga istrinya membantunya.

Akan tapi isterinya berkata: “Hendak kemana anda wahai pemimpin pemuda Quraisy?” Apakah anda dapat pergi kesuatu tempat yang tidak anda ketahui?” Ikrimah pun melangkahkan kakinya tanpa sedikitpun menyimak perkataan istrinya.

Ketika Rasulullah SAW bersama dengan para teman akrab lainnya telah sukses menaklukkan kota Makkah, maka kepada Rasulullah isteri Ikrimah berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ikrimah telah melarikan diri ke negeri Yaman sebab ia risau kalau-kalau anda dapat membunuhnya. Justru itu aku memohon kepadamu sehingga engkau mau menanggung keselamatannya.”

Rasulullah SAW menjawab: “Dia dapat berada didalam situasi aman!” Mendengar jawaban itu, istri Ikrimah memohon diri dan pergi untuk melacak suaminya.

Akhirnya dia sukses menemukannya di tepi pantai yang berada di Tihamah. Ketika Ikrimah menaiki kapal, maka orang yang mengemudikan kapal tersebut berkata kepadanya: “Wahai Ikrimah, ikhlaskanlah saja!”

Ikrimah bertanya: “Apakah yang kudu aku ikhlaskan?”

“Ikhlaskanlah bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan akuilah bahwa Muhammad adalah utusan Allah!” Kata pengemudi kapal itu.

Ikrimah menjawab: “Tidak, justru aku melarikan diri adalah sebab ucapan itu.”

Selepas itu datanglah istrinya dan berkata: “Wahai Ikrimah putra papa saudaraku, aku singgah menemuimu mempunyai pesan berasal dari orang yang paling utama, berasal dari manusia yang paling mulia dan manusia yang paling baik. Aku memohon sehingga engkau jangan menghancurkan dirimu sendiri. Aku telah memohonkan jaminan keselamatan untukmu kepada Rasulullah SAW.”

Kepada istrinya Ikrimah bertanya: “Benarkah apa yang telah engkau lakukan itu?”

Istrinya menjawab: “Benar, aku telah berkata bersama dengan Rasulullah dan Rasulullah pun dapat memberi tambahan jaminan keselamatan atas dirimu.”

Begitu mendengar berita gembira berasal dari isterinya, terhadap malam harinya Ikrimah punya niat untuk lakukan persetubuhan bersama dengan isterinya, dapat tapi isterinya menolaknya sambil berkata: “Engkau orang kafir, sedang aku orang Muslim.”

Kepada isterinya Ikrimah berkata: “Penolakanmu itu adalah masalah besar bagi diriku.”

Tidak lama selepas Ikrimah berjumpa bersama dengan isterinya, mereka pulang kembali. Mendengar berita bahwa Ikrimah telah pulang, Rasulullah SAW langsung menghendaki menemuinya. Karena rasa kegembiraan yang tidak terkira, sehingga Rasulullah SAW hingga memakai serbannya.

Setelah berjumpa bersama dengan Ikrimah, beliau pun duduk. Ketika itu Ikrimah berserta bersama dengan istrinya berada di hadapan Rasulullah SAW Ikrimah lantas berkata: “Sesungguhnya aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Mendengar ucapan Ikrimah itu, Rasulullah SAW sangat terasa gembira, sesudah itu Ikrimah ulang berkata: “Wahai Rasulullah, ajarkanlah sesuatu yang baik yang kudu aku ucapkan.”

Rasulullah SAW menjawab: “Ucapkanlah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya”.
Ikrimah ulang bertanya: “Selepas itu apa lagi?”
Rasulullah menjawab: “Ucapkanlah sekali lagi, aku bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya.”

Ikrimah pun mengucapkan apa yang direkomendasi oleh Rasulullah SAW selepas itu baginda bersabda: “Jika seandainya terhadap hari ini anda menghendaki kepadaku sesuatu sebagaimana yang telah aku berikan kepada orang lain, niscaya aku dapat mengabulkannya.”

Ikrimah berkata: “Aku memohon kepadamu ya Rasulullah, sehingga engkau mau memohonkan ampunan untukku kepada Allah atas tiap-tiap permusuhan yang pernah aku lakukan terhadap dirimu, tiap-tiap perjalanan yang aku lalui untuk menyerangmu, tiap-tiap yang aku memakai untuk melawanmu dan tiap-tiap perkataan kotor yang aku katakan di hadapan atau di belakangmu.”

Maka Rasulullah SAW pun berdoa: “Ya Allah, ampunilah dosanya atas tiap-tiap permusuhan yang pernah dilakukannya untuk bermusuh denganku, tiap-tiap langkah perjalanan yang dilaluinya untuk menyerangku yang tujuannya untuk memadamkan cahaya-Mu dan ampunilah dosanya atas segala sesuatu yang pernah dilakukannya baik secara langsung di depanku maupun di belakangku.”

Alangkah senangnya hati Ikrimah mendengar doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah SAW, saat itu termasuk ia berkata: “Ya Rasulullah! Aku bersumpah demi Allah, aku tidak dapat melepas satu dinar pun ongkos yang pernah aku memakai untuk melawan agama Allah, melainkan dapat aku tukar berlipat ganda demi membela agama-Nya. Begitu termasuk tiap-tiap perjuangan yang dahulu aku lakukan untuk melawan agama Allah, dapat aku tukar bersama dengan perjuangan yang berlipat ganda demi membela agama-Nya, aku dapat ikut berperang dan berjuang hingga ke titisan darah yang terakhir.”

Demikianlah situasi Ikrimah, sesudah ia memeluk Islam, ia sentiasa ikut didalam peperangan hingga kelanjutannya ia terbunuh sebagai syahid. Semoga Allah mau melimpahkan kurnia dan rahmat-Nya kepada Ikrimah.

Dalam riwayat yang lain pula diceritakan, bahwa saat terjadinya Perang Yarmuk, Ikrimah termasuk ikut dan juga berperang sebagai pasukan perang yang terjadi kaki, terhadap saat itu Khalid bin Walid mengatakan: “Jangan anda lakukan perihal itu, sebab bahaya yang dapat menimpamu lebih besar!” Ikrimah menjawab: “Karena anda wahai Khalid telah terutama dahulu ikut berperang bersama dengan Rasalullah SAW, maka biarlah perihal ini aku lakukan!”

Ikrimah selamanya meneruskan niatnya, hingga kelanjutannya ia gugur di medan perang. Pada saat Ikrimah gugur, ternyata di tubuhnya terdapat lebih tidak cukup tujuh puluh luka bekas tikaman pedang, tombak dan anak panah.

Abdullah bin Mas’ud pula berkata: Di pada orang-orang yang termasuk didalam barisan Perang Yarmuk adalah Haris bin Hisyam, Ikrimah bin Abu Jahal dan Suhail bin Amar. Di saat-saat kematian mereka, ada seorang teman akrab yang memberinya air minum, dapat tapi mereka menolaknya.

Setiap kali air itu dapat diberikan kepada keliru seorang berasal dari mereka yang bertiga orang itu, maka tiap-tiap mereka berkata: “Berikan saja air itu kepada teman akrab di sebelahku.” Demikianlah situasi mereka seterusnya, sehingga kelanjutannya mereka bertiga menghembuskan nafas yang terakhir didalam situasi belum sempat meminum air itu.

Dalam riwayat yang lain pula ditambahkan: “Sebenarnya Ikrimah punya niat untuk meminum air tersebut, dapat tapi terhadap saat ia dapat meminumnya, ia lihat ke arah Suhail dan Suhail pun lihat ke arahnya pula, maka Ikrimah berkata: “Berikanlah saja air minum ini kepadanya, mungkin ia lebih memerlukannya daripadaku.”

Suhail pula lihat kepada Haris, begitu termasuk Haris lihat kepadanya. Akhirnya Suhail berkata: “Berikanlah air minum ini kepada siapa saja, mungkin sahabat-sahabatku itu lebih memerlukannya daripadaku.”

Begitulah situasi mereka, sehingga air tersebut tidak seorangpun di pada mereka yang mampu meminumnya, sehingga mati syahid semuanya. Semoga Allah melimpahkan kurnia dan rahmat-Nya kepada mereka bertiga.

Sumber : tokoh.co.id

Baca Juga :

Hari Sabtunya Orang Yahudi

Hari Sabtunya Orang Yahudi

Dan tanyakanlah kepada Bani Israel perihal negeri yang terdapat di dekat laut saat mereka melanggar ketetapan pada hari Sabtu, di waktu singgah kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak singgah kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.

Dan (ingatlah) saat suatu umat di pada mereka berkata: “Mengapa anda menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka bersama dengan azab yang amat keras?” Mereka menjawab: “Agar kita membawa alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa”.

Maka tatkala mereka mengabaikan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari kelakuan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang lalim siksaan yang keras, disebabkan mereka senantiasa berbuat fasik.

Maka tatkala mereka bersikap sombong pada apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: “Jadilah anda kera yang hina”. Dan (ingatlah), saat Tuhanmu memberitahukan, bahwa memang Dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) hingga hari kiamat orang-orang yang akan menimpakan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya.

Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksa-Nya, dan memang Dia adalah Maha Pengampun kembali Maha Penyayang. Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini jadi sebagian golongan; di antaranya tersedia orang-orang yang saleh dan di antaranya tersedia yang tidak demikian. Dan Kami cobalah mereka bersama dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, supaya mereka kembali (kepada kebenaran). (Al-A’Raaf: 63-68)

Kisah ini menceritakan perihal sebuah desa orang-orang Yahudi yang terdapat di pesisir lautan, yakni sebuah desa pesisir di pada desa-desa yang mereka diami. Orang-orang Yahudi setempat telah diperintahkan Allah untuk tidak berburu dan menangkap ikan pada hari Sabtu dan mereka dibolehkan untuk menangkap pada hari-hari lain di dalam sepekan.

Allah telah menguji mereka bersama dengan kewajiban ini, di mana ikan-ikan itu menjauhkan mereka dan jarang ditemui pada hari-hari dibolehkannya menangkap ikan, waktu pada hari Sabtu ikan-ikan itu justru banyak mengunjungi mereka bersama dengan terapung-apung di sekitar mereka.

Setan pun membisiki hati sekelompok orang dari penduduk desa dan membujuk mereka untuk menangkap ikan. Akan tetapi, bagaimana caranya mereka bisa mengelak dari perintah Allah tersebut? Setan perlihatkan alibi, cara tipu daya, dan juga membimbing mereka siasat supaya bisa menangkap ikan pada hari Sabtu.

Penduduk desa itu terbagi jadi dua kelompok di dalam menghadapi kelompok yang melanggar batas tersebut. Kelompok pertama adalah orang-orang saleh dari para dai yang menggerakkan kewajiban mereka di dalam dakwah dan memprotes orang-orang yang mengakali perintah-perintah Allah bersama dengan beraneka alibi, pelanggaran, dan perburuan mereka pada hari Sabtu.

Kelompok kedua adalah orang-orang yang berdiam diri, yang diam lihat pelanggaran orang-orang yang melampaui batas, dan mereka justru melontarkan celaan dan penentangan pada orang-orang saleh yang berdakwah, bersama dengan alasan bahwa tidak tersedia manfaatnya menasihati dan memperingatkan sekelompok orang yang memang telah sepantasnya binasa dan akan mendapat azab.

Orang-orang saleh itu mengatakan kepada orang-orang yang mencela mereka dan mendiamkan kemungkaran itu bahwa mereka memprotes kemungkaran itu bersama dengan obyek melepas tanggung jawab di hadapan Allah dan demi menunaikan kewajiban dan juga supaya mereka rela bertakwa.

Ketika azab Allah menimpa orang-orang yang melampaui batas itu, maka Allah merubah bentuk mereka jadi monyet-monyet hina. Perubahan bentuk bentuk itu memang terjadi sesungguhnya. Tidak lama sehabis beralih bentuk jadi monyet yang tidak membawa keturunan, mereka selanjutnya mati.

Allah menyelamatkan orang-orang saleh para dai itu. Sementara itu, Al-Quran tidak mengatakan nasib orang-orang yang diam, mungkin sebab mereka tidak bermakna dan hina di mata Allah. Karena mereka tidak disebutkan bersama dengan orang-orang yang selamat maka tampaknya mereka termasuk orang-orang yang binasa dan terkutuk.

Sumber : tutorialbahasainggris.co.id

Baca Juga :

Para Musuh Allah yang bakal Tewas di Perang Badar

Para Musuh Allah yang bakal Tewas di Perang Badar

Kondisi Mekah jadi hari jadi tidak aman bagi perkembangan Islam, terutama bagi kaum muslim yang senantiasa mendapat teror dan siksaan dari kaum musyrikin Quraisy. Inilah yang menjadi alasan kuat Rasulullah saw untuk mengajak kaum muslimin hijrah ke Yastrib atau Medinah.

Di Medinah ini kaum muslimin membangun kebolehan untuk menghadapi serangan kaum Quraisy. Perkembangan kaum muslimin jadi kuat, apalagi mereka berani mengadakan pemboikotan lokasi dan ekonomi. Akibatnya, kaum musyrikin Quraisy menantang untuk bertempur di Badar.

Ketika Rasulullah saw meninjau lokasi perang bersama para sahabat, beliau bersabda, “Lihatlah Mekah! Ia telah melemparkan kepada kalian potongan-potongan hatinya!”. Rasulullah saw menyatakan itu kepada para kawan dekat sambil menunjuk tempat-tempat para pemimpin Quraisy bakal terbunuh di peperangan Badar. Ternyata semua prediksi beliau terbukti saat Perang Badar berakhir. Para pemimpin Quraisy tewas di tempat-tempat yang telah ditunjuk Rasulullah saw.

Berkaitan bersama momen itu, Umar bin Khaththab bercerita, “Sebelum Perang Badar dimulai, Rasulullah berlangsung di sekitar medan perang dan menunjuk ke sebagian tempat sambil berkata, Abu Jahal bakal terbunuh di sini, Utbah di sini, Shayba di sini, Walid di sini, dan sebagainya. Demi Allah SWT, sesudah perang selesai kami menemukan jenazah mereka sama juga di tempat yang beliau sebutkan tadi.” (HR. Muslim)

baca juga :

Asal Usul Nama Hari dan 7 Hari Dalam Sepekan

Asal Usul Nama Hari dan 7 Hari Dalam Sepekan

Asal Usul Nama Hari dan 7 Hari Dalam Sepekan

Asal Usul Nama Hari dan 7 Hari Dalam Sepekan
Asal Usul Nama Hari dan 7 Hari Dalam Sepekan

Penamaan hari dan jumlahnya dalam satu minggu tak lepas dari perkembangan peradaban manusia.

Awalnya perkembangan peradaban terutama dalam hal astronomi memegang prinsip bahwa bumi adalah pusat dari benda-benda langit atau sering disebut Geosentris. Pendapat ini mempengaruhi seluruh pikiran dan kebijakan manusia pada masa tersebut. Orang-orang dahulu juga percaya bahwa benda-benda langit mempengaruhi kehidupan di bumi. Pengaruhnya bergantian dari jam ke jam dengan urutan mulai dari yang terdekat sampai dengan yang terjauh

Pada masa tersebut mereka percaya bahwa di langit pertama ada bulan, benda langit yang bergerak tercepat sehingga disimpulkan sebagai yang paling dekat. Langit ke dua ditempati Merkurius . Venus  berada di langit ke tiga dan matahari ada di langit ke empat. Di langit ke lima ada Mars . Di langit ke enam ada Jupiter serta langit ke tujuh ditempati Saturnus.

Orang-orang dahulu juga percaya bahwa ke tujuh benda-benda langit itu mempengaruhi kehidupan di bumi. Pengaruhnya bergantian dari jam ke jam dengan urutan mulai dari yang terjauh, Saturnus, sampai yang terdekat, bulan. Karena itu hari pertama itu disebut Saturday (hari Saturnus) dalam bahasa Inggris atau Doyoubi (hari Saturnus/Dosei) dalam bahasa Jepang. Dalam bahasa Indonesia Saturday adalah Sabtu. Ternyata, kalau kita menghitung hari mundur sampai tahun 1 Masehi, tanggal 1 Januari tahun 1 memang jatuh pada hari Sabtu.

Hari-hari yang lain dipengaruhi oleh benda-benda langit yang lain. Secara berurutan hari-hari itu menjadi Hari Matahari (Sunday, Ahad), Hari Bulan (Monday, Senin), Hari Mars (Selasa), Hari Merkurius (Rabu), Hari Jupiter (Kamis), dan Hari Venus (Jum’at).

Jumlah tujuh hari itu diambil juga oleh orang-orang Arab. Dalam bahasa Arab nama-nama hari disebut berdasarkan urutan: satu, dua, tiga, …, sampai tujuh, yakni ahad, itsnaan, tsalatsah, arba’ah, khamsah, sittah, dan sab’ah.

Bagaimana dengan Indonesia ..?

Bahasa Indonesia hampir semuanya mengikuti penamaan hari dari bahasa Arab kecuali hari pertama yaitu Ahad sehingga di Indonesia menjadi Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. Hari ke enam disebut secara khusus, Jum’at, karena itulah penamaan yang diberikan Allah di dalam Al-Qur’an yang menunjukkan adanya kewajiban salat Jum’at berjamaah.

Itulah asal mula satu pekan menjadi tujuh hari.

Baca Juga :

Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Ketahui Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Ada yang memiliki masalah dengan emosinya yang mudah meluap-luap? Atau merasa merugi dan jadi menemui banyak masalah gara-gara emosi yang tak terkendali? Bagaimana Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Semua manusia memang memiliki emosi, namun tidak semua orang mampu mengendalikan emosi yang berlebihan. Mulai dari emosi berupa amarah, senang, sedih, sakit, dan sebagainya.

Nah, khusus untuk Anda yang ingin tahu atau berusaha menemukan cara mengendalikan emosi, coba simak sejenak ulasan berikut.

Ada beberapa langkah yang bisa dicoba dengan mudah, untuk mengendalikan emosi yang berlebihan. 5 Langkah yang dirangkum dari berbagai sumber, mulai dari cara-cara yang diajarkan Rasulullah SAW, tips dari para psikolog, dan pakar lainnya.

Apa saja langkah itu?

#1 Menjaga Lisan di Saat Mulai Emosi
Sangat dianjurkan untuk bersikap diam, ketika kita, manusia, sedang marah. Dan, jika memang perlu bicara, maka tenangkanlah diri untuk sejenak. Jangan sampai emosi menguasai pikiran dan tindakan kita, karena hal itu seringkali membawa pada hal yang merugi.

“Jika kalian marah, maka diamlah.” (HR. Ahmad)

“Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat, yang dia tidak terlalu memikirkan dampaknya, namun menggelincirkannya ke neraka yang dalamnya sejauh timur dan barat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Ketika marah, anda hitung angka dari 10 sebelum berbicara. Namun jika sudah terlalu marah, hitung dari seratus.” (Thomas Jefferson)

#2 Berwudhu dan Berdoa
Berwudhu, salat, hingga berdoa adalah anjuran dari Rasulullah, ketika kita sedang emosi berlebihan. Tujuannya ialah untuk menormalkan kembali emosi dan memadamkan api di dalam dada.
.
Dalam bahasa ilmiah hal ini bisa juga disebut dengan aktivitas meditasi atau menenangkan diri. Cari tempat yang tepat, ambil nafas perlahan, tutup mata sekitar 5 hingga 10 menit.

#3 Berpikir Melingkar
Setelah merasa sedikit lebih tenang, maka cobalah untuk berpikir melingkar. Tujuannya untuk mengembalikan semangat dan motivasi Anda, setelah berhasil menenangkan emosi.

Misalnya seperti memikirkan kembali akibat jika meluapkan emosi, mencoba melihat dari sudut pandang lain, berpikir logis, memikirkan cara yang tepat melampiaskan emosi, memaafkan, melupakan, dan sebagainya.

#4 Tersenyumlah
Tidak peduli seperti apa emosi yang sedang Anda alami, cobalah untuk menipu diri sendiri dengan cara tersenyum. Sejelek apapun senyum itu tetap akan membawa perubahan pada perasaan Anda.

Kadang emosi akan berubah menjadi lebih positif ketika tersenyum. Mungkin terasa janggal, jika tersenyum saat marah. Namun, Anda perlu tahu bahwa otak berkaitan dengan bahasa tubuh.

Dengan tersenyum, otak akan merespon dan menyesuaikan emosi dengan senyuman Anda. Tersenyum juga bisa meredakan situasi tegang. Jadi, tersenyumlah.

#5 Sharing dengan Orang yang Tepat
Jika Anda merasa belum cukup dengan cara-cara di atas, maka cobalah untuk sharing. Namun, pastikan Anda sharing atau curhat pada orang yang tepat.

Sharing ini akan membantu Anda menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Selain itu, sharing pada sahabat atau orang lain yang tepat juga bisa membantu Anda meredam emosi, dengan saling mengingatkan.

Baca Juga:

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google
Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Mau tahu kapan matahari terbit atau terbenam di suatu wilayah? Google memiliki sebuah cara sederhana untuk melakukan itu.

Saat mengunjungi suatu wilayah, ada kalanya kita perlu tahu kapan waktu matahari terbit dan terbenam di tempat itu. Kegunaannya cukup banyak, misalnya untuk memperkirakan kapan waktu Subuh berakhir dan Maghrib dimulai bagi pemeluk agama Islam.

Fungsi lainnya, ini akan berguna sekali bagi mereka yang mau melakukan sesi pemotretan. Mengetahui kapan waktu matahari tenggelam untuk dijadikan latar akan sangat membantu dalam membuat rencana pergi ke lokasi.

Nah, lewat Google, hal itu bisa dilakukan dengan langkah mudah berikut ini:

  1. Buka Google.com
  2. Ketikkan “sunrise [nama kota]” (tanpa tanda kutip, ganti [nama kota] dengan kota yang diinginkan). Contohnya: “Sunrise Jakarta” akan memunculkan informasi waktu 5:49 pm ditambah keterangan ‘6 hours 58 minutes from now‘ di bawahnya
  3. Untuk waktu matahari terbenam, ganti “sunrise” dengan “sunset”

Baca Juga :