Mengenal CEO Baru Indosat Ooredoo

Mengenal CEO Baru Indosat Ooredoo

Mengenal CEO Baru Indosat Ooredoo

Mengenal CEO Baru Indosat Ooredoo
Mengenal CEO Baru Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo resmi mengumumkan perubahan jajaran pimpinan perusahaan.

Ahmad Abdulaziz Al Neama telah ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo pada tanggal 3 Mei 2019. Ahmad Abdulaziz Al Neama menggantikan Chris Kanter yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Indosat Ooredoo.

Ahmad Al Neama sendiri telah bekerja di Ooredoo selama kurang lebih 9 tahun. Sejak bergabung di Ooredoo Group pada tahun 2010 lalu, Ahmad Al Neama telah menduduki berbagai posisi strategis.

Baca juga : Indosat Ooredoo Tunjuk CEO Baru Gantikan Chris Kanter

Selama 9 tahun, rekam jejak Ahmad Al Neama sudah tidak diragukan lagi.

Ini terbukti dengan kemampuan Ahmad dalam hal pengelolaan yang efektif, kemampuan memimpin tim, pengelolaan proyek, serta pengembangan bisnis dan strategi. Berkat kemampuan dan prestasi yang ditorehkan, Ahmad akhirnya diajak bergabung di manajemen Inodsat Ooredoo.

Ahmad Abdulaziz Al Neama

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan 17 Oktober 2018 lalu, Ahmad Al Neama ditunjuk sebagai Komisaris Indosat Ooredoo. Saat ini Ahmad masih menjabat sebagai Anggota Dewan Direksi Ooredoo Myanmar sejak Mei 2018.

Sejak Mei 2018, Ahmad dinobatkan sebagai Dewan Direksi Ooredoo Tunisie.

Di tahun 2017, Ahmad terpilih sebagai Chief Technology & Information Officer (CTO) di Ooredoo Group sejak 2017.

Baca juga : Dirut Indosat Dijabat Asing, Saham Dwi Warna Tak Berlaku?

Ahmad pernah menjabat sebagai Chief Sales & Service Officer Ooredoo Qatar sejak 2015. Dia juga pernah memangku jabatan sebagai Dewan Direksi Ooredoo Oman sejak Maret 2014.

Beragam pencapaian dan posisi jabatan yang diduki Ahmad Al Neama di Indosat Ooredoo tidak lepas dari latar belakang pendidikan yang dienyam olehnya. Ahmad meraih gelar di bidang Teknik Elektro dan Elektronika di University of Colorado, Denver, Amerika Serikat pada 2002-2003.

 

Sumber :

https://poekickstarter.com/

Jebolan NextDev Wakili Indonesia di Future Makers 2019

Jebolan NextDev Wakili Indonesia di Future Makers 2019

Jebolan NextDev Wakili Indonesia di Future Makers 2019

Jebolan NextDev Wakili Indonesia di Future Makers 2019
Jebolan NextDev Wakili Indonesia di Future Makers 2019

Telkomsel mengumumkan dua start-up dari The NextDev Academy yang akan mewakili Indonesia

di kompetisi prestisius level regional Asia-Pasifik yang diadakan oleh Singtel Group, yaitu Future Makers. Kedua start-up tersebut adalah FishGo dan DiffaGo, yang terpilih melalui tahapan assessment danbootcamp di program The NextDev Academy 2019.

FishGo berhasil mencuri perhatian dengan aplikasi yang mengkombinasikan teknologi penginderaan jauh dan sistem inovasi geografis sebagai penyedia sumber data bagi nelayan. Start-up ini membantu nelayan untuk mengetahui area mana yang memiliki lebih banyak ikan dan meningkatkan jumlah tangkapan mereka.

Sedangkan DiffaGo merupakan media crowdfunding yang dikembangkan untuk

menjadi problem solver bagi masalah yang dialami penderita disabilitas, terutama dalam bidang mobilitas, pendidikan, dan kesempatan untuk bekerja. Melalui Diffago, siapa pun bisa mendonasikan uangnya untuk membantu kaum disabilitas dalam berbagai proyek sosial, mulai dari pengadaan kaki palsu, hingga mendirikan sekolah khusus untuk anak dengan autism.

Denny Abidin GM External Corporate Communications Telkomsel mengatakan, start-up terpilih ini dapat membuktikan bahwa karya anak bangsa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memberikan kemanfaatan bahkan untuk masyarakat global, sekaligus semakin mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin

Denny kemudian menambahkan bahwa dengan terpilih menjadi wakil Indonesia di Future Makers,

kedua start-up tersebut memiliki kesempatan sangat berharga karena kompetisi regional ini dapat menjadi ajang untuk memperluas network dan membuka peluang kolaborasi yang sangat luas.

“Bukan tak mungkin, mereka juga bisa mendapatkan peluang kolaborasi dengan start-up lain serta operator-operator yang tergabung dalam aliansi Singtel Group di Asia Pasifik”, ujar Denny.

Singtel Group Future Makers 2019 akan dilaksanakan di Singapura pada 24-28 Juni 2019, bersamaan dengan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) Conference 2019. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara, yang dipilih melalui kompetisi lokal yang diselenggarakan oleh seluruh operator telekomunikasi di bawah aliansi Singtel Group, yaitu Telkomsel (Indonesia), Optus (Australia), Singtel (Singapura), Globe (Filipina), AIS (Thailand), Airtel (India).

Start-up terpilih akan mendapatkan dana pengembangan dengan nilai hingga SGD1.000.000.

 

Sumber :

https://mlwcards.com/

Google Pixel 4 Akan Usung Motion Sense

Google Pixel 4 Akan Usung Motion Sense

Google Pixel 4 Akan Usung Motion Sense

Google Pixel 4 Akan Usung Motion Sense
Google Pixel 4 Akan Usung Motion Sense

Google dikabarkan sedang menyiapkan generasi smartphone seri pixel terbaru

. Google Pixel 4 XL disinyalir akan mengusung desain yang berbeda dengan Pixel generasi pendahulunya dan di luar kebiasaan, baru-baru ini mereka memamerkan desain ponselnya.

Dilaporkan Forbes, Pixel 4 akan dilengkapi sensor gerakan dan pembuka kunci wajah. Fitur-fitur ini akan menjadi bagian dari sesuatu yang oleh Google disebut “Motion Sense” dan ditenagai oleh chip Soli.

Fitur Face Unlock bukan hal baru dan hampir semua pembuat smartphone menawarkannya, namun Google mengatakan bahwa versinya akan menjadi yang tercepat dan teraman dari yang pernah ada,

Untuk langkah keamanan, Google akan menggunakan chip Titan M.

Sehingga pengguna smartphone Pixel 4, tidak perlu khawatir tentang keamanan. Data wajah akan disimpan dalam chip itu dan tidak pernah online, sehingga tidak dapat diakses oleh orang lain.

Google mengonfirmasi sedang melakukan penelitian lapangan. Tim riset turun ke jalan dan memberikan voucher $ 5 sebagai ganti memindai wajah responden.

Melihat cara Google habis-habisan untuk fitur “Motion Sense” ini,

tampaknya fitur tersebut akan menjadi nilai jual utama Pixel 4.

Selain fokus pada fitur keamanan, Google 4 akan memiliki konfigurasi RAM lebih besar dari pendahulunya, Google Pixel 3.

Ponsel Pixel memang terkenal sedikit ‘pelit’ pada spesifikasi, terutama dengan RAM. Untuk diketahu, RAM paling besar milik ponsel Google saat ini hanya mecapai RAM 4GB.

Pixel 4 dan Pixel 4 XL akhirnya akan membuat lompatan ke RAM 6GB. Google juga dilaporkan akan meningkatkan resolusi layar menjadi 2280 × 1080 dan 3040 × 1440 untuk Pixel 4 dan 4 XL.

 

Baca Juga :

Smartfren Aplikasikan Teknologi eSIM

Smartfren Aplikasikan Teknologi eSIM

Smartfren Aplikasikan Teknologi eSIM

Smartfren Aplikasikan Teknologi eSIM
Smartfren Aplikasikan Teknologi eSIM

Untuk menambah flexibilitas bagi pelanggan dalam mengatur  preferensi data

, voice dan SMS serta menikmati paket data yang menarik,  Smartfren mengumumkan secara resmi hadirnya teknologi terbaru dalam dunia telekomunikasi yaitu eSIM.

Jelasnya, dengan eSIM pelanggan dapat menggunakan layanan 4G LTE Smartfren tanpa menggunakan SIM Card berbentuk fisik. Hal ini tentu menambah flexibilitas bagi pelanggan untuk mengatur sendiri preferensi data, voice dan SMS serta menikmati paket data yang menarik dari Smartfren.

Amith Sethi, Sub Grup Head Device and Innovation, mengatakan bagi pelanggan Smartfren yang ingin menggunakan eSIM, pertama tama harus mendapatkan eSIM QR code yang bisa didapatkan di galeri Smartfren.

“Setelah mendapatkan QR code, pelanggan harus memindai QR

dengan memastikan perangkatnya terhubung dengan internet. Setelah melakukan pemindaian pada QR code, profil pengguna SIM secara otomatis akan terpasang di perangkat pelanggan,”ujar Amith Sethi.

Menurut Amith Sethi, teknologi eSIM baru ditetapkan untuk menjadi gamechanger dalam telekomunikasi, menawarkan tingkat fleksibilitas baru bagi konsumen dan operator.

,”Dengan perangkat berkemampuan eSIM, konsumen menikmati konektivitas out-of-the-box tanpa harus membeli kartu SIM secara terpisah,”kata dia lagi.

Dikatakan Amith Sethi,Smartfren merupakan salah satu dari  operator 4G pertama di Indonesia

yang mengaplikasikan eSIM. Dengan memberikan solusi telekomunikasi alternatif diharapkan pengguna Smartfren dapat tetap terhubung dengan lebih baik dalam menjalankan aktivitasnya.

Untuk saat ini eSIM dapat diperoleh di Galeri Sabang Jakarta, Galeri Mall Ambassador Jakarta, Galeri Smartfren BEC Bandung, Galeri A Yani Semarang, Galeri WTC Surabaya, Galeri Pulau Kawe Bali, Galeri Urip Sumoharjo Makassar dan Galeri Adam Malik Medan.

 

Sumber :

https://dolanyok.com/

Shopee dan Samsung Electronics Meresmikan Kerja Sama Regional

Shopee dan Samsung Electronics Meresmikan Kerja Sama Regional

Shopee dan Samsung Electronics Meresmikan Kerja Sama Regional

Shopee dan Samsung Electronics Meresmikan Kerja Sama Regional
Shopee dan Samsung Electronics Meresmikan Kerja Sama Regional

Platform e-commerce Shopee mengumumkan kerja sama regional

dengan Samsung Electronics untuk memperkuat posisi dalam pasar Asia Tenggara. Melalui kerja sama ini, Samsung akan memperluas jangkauan dagangnya untuk pembeli online.

Kedua perusahaan memperkuat komitmen dengan memberikan kenyamanan berbelanja online dan meningkatkan akses terhadap produk berkualitas.

“Samsung senang melihat pertumbuhan progresif di pasar Asia Tenggara

melalui kerjasama dengan Shopee Regional,” kata Grace Yi, Regional Head of Online Business, Samsung Electronics, Southeast Asia and Oceania.”Di Samsung, kami terus menghadirkan cara – cara inovatif untuk berinteraksi dan memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen kami. Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat menawarkan produk – produk terbaru dan pengalaman berbelanja untuk melayani konsumen dengan cara baru yang lebih baik.” Lanjutnya.

Ian Ho, Regional Managing Director, Shopee mengatakan

, “Kami sangat senang dapat memperkuat kemitraan kami dengan Samsung melalui kerja sama regional ini. Penjualan produk Samsung di Shopee sangat meningkat hingga lebih dari empat kali lipat dalam setahun terakhir ini, membuktikan bahwa Samsung adalah brand yang dipercaya oleh konsumen di seluruh wilayah. Kerja sama ini menunjukkan komitmen kami untuk membantu Samsung tersedia dengan mudah sehingga dapat meningkatkan pengalaman berbelanja para pengguna kami.”

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/

Xiaomi dan Redmi Ingin Mendominasi Pasar Smartphone

Xiaomi dan Redmi Ingin Mendominasi Pasar Smartphone

Xiaomi dan Redmi Ingin Mendominasi Pasar Smartphone

Xiaomi dan Redmi Ingin Mendominasi Pasar Smartphone
Xiaomi dan Redmi Ingin Mendominasi Pasar Smartphone

Pada laporan riset pasar terbaru Q1 2019 oleh Gartner

, Xiaomi tidak masuk dalam lima besar vendor smartphone dunia. Sepertinya perusahaan tengah mengatur strategi baru guna mengubah keadaan.

Pasar internasional menjadi semakin penting bagi Xiaomi. Dalam sebuah wawancara dengan Sina Tech, CEO Redmi (sub-bran Xiaomi) Lu Weibing secara terbuka merinci rencana perusahaan untuk mendominasi global.

Weibing menunjukkan, di India, Xiaomi dan Redmi telah memimpin pasar

smartphone selama tujuh kuartal terakhir. Mereka memegang pangsa pasar 10%, memimpin di tempat kedua setelah Samsung. Tetapi melalui investasi lebih lanjut, Xiaomi ingin membawa semuanya ke tingkat baru dengan mencapai 50% pangsa pasar.

Perusahaan Cina dan sub-brandnya saat ini menyumbang 29% dari pengiriman India, jadi tujuannya tentu saja optimis. Tapi itu tidak mustahil.

Karena 7 dari 10 smartphone terlaris di India baru-baru ini adalah merek Xiaomi.

Juga, hanya beberapa minggu yang lalu diumumkan lebih dari 2 juta unit Redmi Note 7 telah dikirim hanya dalam dua bulan.
Xiaomi Mi A2

Di luar Asia, Xiaomi dan Redmi juga berharap untuk melanjutkan ekspansi mereka tahun ini. Di Eropa, perusahaan berada di urutan keempat di belakang Samsung, Apple, dan Huawei, tetapi melalui investasi lebih lanjut Redmi berharap untuk secara bertahap menutup kesenjangan.

Juga, dengan harapan meningkatkan pengiriman secara global, 2019 akan melihat peluncuran Redmi di Amerika Latin bersama pasar Afrika Timur, Afrika Tengah, dan Afrika Barat. Perusahaan berencana untuk melanjutkan fokusnya pada e-commerce dan value for money, yang artinya menekan margin keuntungan.

 

Baca Juga :

Penjualan Huawei Turun 30%

Penjualan Huawei Turun 30%

Penjualan Huawei Turun 30%

Penjualan Huawei Turun 30%
Penjualan Huawei Turun 30%

Setelah larangan AS, Huawei beberapa kali dilaporkan mengalami penurunan penjualan

yang cukup besar selama seminggu terakhir. Namun perusahaan tetap diam, sampai kemarin.

Dikutip dari PhoneArena, berbicara pada konferensi pers yang diadakan di Madrid, Huawei akhirnya mengakui penjualannya sangat terpengaruh, meskipun untuk sementara.

Menurut Pablo Wang, kepala Consumer Business Group Huawei di Spanyol, penjualan perusahaan turun antara 25% dan 30% Senin lalu, sehari setelah Google mengumumkan rencananya untuk memutuskan hubungan dengan Huawei.

Tingkat penjualan yang lebih rendah itu terus berlanjut sepanjang hari Selasa dan Rabu

, tetapi peningkatan terlihat pada hari Kamis.

Secara keseluruhan kinerja masih belum sepenuhnya pulih, tetapi di wilayah tertentu di Spanyol penjualan kini telah kembali ke tingkat sama di awal Mei.

Namun Wang mencoba menekankan jumlah penjualan dan pangsa pasar Huawei secara bertahap menjadi kurang penting bagi perusahaan. Raksasa Cina ini lebih fokus pada peningkatan kepuasan pelanggan secara keseluruhan dan kualitas layanannya.

Kemudian Wang juga ditanya tentang pembaruan di masa mendatang dan ketersediaan layanan Google

. Dia mengulangi komentar sebelumnya, perangkat yang ada saat ini akan terus didukung, tetapi sayangnya tidak bisa menjamin pembaruan Android 10 Q untuk Huawei P30 dan P30 Pro.

Namun demikian, dia mengatakan pengguna tidak perlu terlalu khawatir tentang pembaruan mengingat fragmentasi saat ini terlihat di ekosistem Android.

Mengenai peluncuran Honor 20 dan Honor 20 Pro, tanggal pasti masih belum bisa diberikan. Perusahaan masih berusaha mendapatkan sertifikasi yang diperlukan untuk rilis dan tidak berencana membatalkan peluncuran.

 

Sumber :

https://aziritt.net/photodirector-apk/

XL Sajikan Navigasi Digital Untuk Perjalanan Mudik

XL Sajikan Navigasi Digital Untuk Perjalanan Mudik

XL Sajikan Navigasi Digital Untuk Perjalanan Mudik

XL Sajikan Navigasi Digital Untuk Perjalanan Mudik
XL Sajikan Navigasi Digital Untuk Perjalanan Mudik

XL Axiata bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) meluncurkan aplikasi navigasi digital “Peta Jelajah Nusantara”.

Aplikasi ini dibangun sebagai sarana pemandu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat di wilayah Indonesia dengan sejumlah fitur yang memudahkan pengguna menemukan rute perjalanan dan berbagai informasi yang paling dibutuhkan.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan mengatakan bahwa, peta navigasi digital

sudah menjadi kebutuhan masyarakat pengguna jalan secara umum. Peta dalam lembaran tercetak sudah mulai ditinggalkan karena peta peta digital memang lebih fleksibel dalam penggunaannya, berbagai informasi juga bisa dimasukkan tanpa khawatir dengan ruang yang tersedia.

“Kementerian Perhubungan mengapresiasi kerjasama dengan XL Axiata dan instansi pemerintah lainnya untuk pembangunan aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelas Budi Karya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi

menambahkan, aplikasi Peta Jelajah Nusantara sengaja diluncurkan bertepatan pada masa mudik lebaran untuk menambah referensi masyarakat yang membutuhkan sarana navigasi untuk pulang ke kampung halaman atau sekadar mengisi liburan panjang.

Yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi navigasi yang sudah ada adalah sejumlah informasi tambahan yang dibutuhkan selama perjalanan, seperti keberadaan dan info mengenai posko mudik, posko kesehatan, terminal hingga informasi mengenai area rawan kecelakaan dan jalur alternatif.

Pada kesempatan yang sama, Rudy Afandi, Chief Human Capital XL Axiata menyebut bahwa aplikasi Peta Jelajah Nusantara merupakan hasil tindak lanjut dari kerjasama kedua pihak dalam digitalisasi informasi layanan Kemenhub kepada masyarakat.

Menurutnya, XL Axiata siap untuk mendukung upaya pengembangannya lebih lanjut.

Masih perlu penyempurnaan untuk aplikasi ini agar lebih kaya dengan informasi dan data yang dibutuhkan pengguna jalan.

“Kami melihat banyak hal positif jika suatu aplikasi navigasi ini dibuat oleh pemerintah. Sebagai pengelola dan pembuat kebijakan atas layanan transportasi, maka tentunya banyak informasi yang bisa dituangkan dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini. Misalnya mengenai peraturan dan tata tertib berkendara, kondisi jalan, potensi gangguan yang terjadi karena misalnya ada perbaikan jalan, daerah rawan bencana, hingga jalur alternatif,” lanjut Rudy.

 

Sumber :

https://aziritt.net/duolingo-apk/

Tips Agar Masuk Situs SSCN BKN Daftar CPNS 2019 Tak ‘Lemot’

Tips Agar Masuk Situs SSCN BKN Daftar CPNS 2019 Tak 'Lemot'

Tips Agar Masuk Situs SSCN BKN Daftar CPNS 2019 Tak ‘Lemot’

Tips Agar Masuk Situs SSCN BKN Daftar CPNS 2019 Tak 'Lemot'
Tips Agar Masuk Situs SSCN BKN Daftar CPNS 2019 Tak ‘Lemot’

Situs pendaftaran tes CPNS (calon pegawai negeri sipil), telah dibuka pada Senin

(11/11) 23.11 WIB. Setiap tahun, server situs dengan alamat sscn.bkn.go.id ini kerap mengalami gangguan akses hingga tak bisa diakses akibat lonjakan lalu lintas pengguna yang mengakses situs ini.

Untuk menghindari kasus serupa terulang, Pengamat Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dari CISSReC, Pratama Persadha berharap penyelenggara memberikan edukasi pada para calon pendaftar lewat media sosial.

Berikut sejumlah cara agar peserta tak alami kesulitan akses di situs SSCN BKN

yang dibuka hingga 24 November 2019.
Lihat juga:Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka, Baru 846 Orang Resmi Mendaftar

1. Akses pada tengah malam

Pratama menyarankan agar tidak mengakses situs di saat waktu sibuk untuk mencegah tumbangnya

atau lambatnya situs. Dengan mengakses pada jam tidak sibuk ini, pengguna bisa mengakses tanpa khawatir situs lemot (lemah otak/lambat diakses) atau down alias tak bisa diakses sama sekali.

“Sementara itu bagi peserta bisa mengakalinya dengan mengakses website pada waktu-waktu yang tidak populer, misalnya di tengah malam,” katanya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (12/11).

2. Siapkan file dalam ukuran kecil

Pratama mengatakan peserta juga harus menyiapkan file dokumen yang dibutuhkan dalam ukuran yang tidak terlalu besar.

“Ini karena pihak penyelenggara sudah melakukan setting agar proses upload tidak berat dan menjadi salah satu penyebab website down,” kata Pratama.

 

Baca Juga :

11 Larangan agar Tak Dilaporkan di Portal Aduan PNS Radikal

11 Larangan agar Tak Dilaporkan di Portal Aduan PNS Radikal

11 Larangan agar Tak Dilaporkan di Portal Aduan PNS Radikal

11 Larangan agar Tak Dilaporkan di Portal Aduan PNS Radikal
11 Larangan agar Tak Dilaporkan di Portal Aduan PNS Radikal

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama 11 Kementerian/Lembaga

(K/L) pemerintahan Joko Widodo meluncurkan portal aduan Aparatur Sipil Negara (ASN) radikal di aduanasn.id hari ini, Selasa (12/11).

Portal aduan bisa digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan Pegawai Negeri Sipil atau PNS yang menyebarluaskan konten-konten radikalisme. Radikalisme yang dimaksud adalah meliputi sikap intoleran, anti-pancasila, anti-NKRI, dan menyebabkan disintegrasi bangsa.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan portal aduan bisa digunakan oleh masyarakat

untuk melaporkan PNS yang menyebarluaskan konten-konten radikalisme meliputi Intoleran, anti-pancasila, anti-NKRI, dan menyebabkan disintegrasi bangsa.

Total ada 11 larangan yang harus dipatuhi PNS agar tak dicap radikal dan diadukan ke portal aduan PNS radikal tersebut. Salah satu di antaranya PNS dilarang memberikan likes, dislike, love, retweet atau comment di media sosial sebagai pertanda dukungan terhadap pendapat tertentu.

Lihat juga:Pemerintahan Jokowi Luncurkan Portal Aduan Khusus PNS Radikal

 

Berikut jenis pelanggaran yang bisa dilaporkan dalam aduanasn.id:

1. Teks, gambar, audio dan video yang memuat ujaran kebencian terhadap Pancasila dan UUD 1945.

2. Teks, gambar, audio dan video yang memuat ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras dan antar golongan.

3. Menyebarluaskan pendapat melalui media sosial (share, broadcast, upload, retweet, repost dan sejenisnya).

4. Pemberitaan yang menyesatkan atau tidak dapat dipertanggungjawabkan

 

Sumber :

https://zalala.co.id/