387 Sekolah Internasional Berkumpul Bahas Kesetaraan Pendidikan

387 Sekolah Internasional Berkumpul Bahas Kesetaraan Pendidikan

387 Sekolah Internasional Berkumpul Bahas Kesetaraan Pendidikan

387 Sekolah Internasional Berkumpul Bahas Kesetaraan Pendidikan
387 Sekolah Internasional Berkumpul Bahas Kesetaraan Pendidikan

Sebanyak 387 Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) atau dulu disebut sekolah internasional,

berkumpul di Sekolah BPK Penabur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dalam Konvensi Nasional IV Sekolah SPK Indonesia, Jumat (1/3/2019) untuk membahas kesetaraan pendidikan.

Ketua Panitia Konvensi Nasional IV Sekolah SPK Indonesia, Shirley Puspitawati mengatakan kegiatan ini untuk menjembatani komunikasi antara SPK dengan pembuat kebijakan mulai tingkat kementerian hingga dinas pendidikan di daerah. “Para SPK yang hadir membahas akreditasi definitif pada 2019,” kata ujar Shirley Puspitawati kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Shirley Puspitawati mengatakan, pihaknya sudah mengarahkan anggota SPK

di Jakarta untuk berkolaborasi dengan sekolah-sekolah di sekitar lingkungan, sehingga bisa membawa perkembangan lebih baik bagi sistem pendidikan di Indonesia.

Shirley Puspitawati menyebutkan dalam sesi hari ini hadir 300 peserta dan 120 yayasan pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. “Ada banyak sekolah negeri dan swasta yang hadir dan ingin berkembang menjadi SPK seiring perkembangan teknologi dan kurikulum,” kata Shirley Puspitawati.

Sementara Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(Kemdikbud) , Supriano mengatakan, kegiatan konvensi SPK merupakan hal positif karena mendorong kesetaraan sekolah lainnya yang ingin meningkatkan prestasi.

“Kreativitas dan inovasi bisa disalurkan kepada sekolah non-SPK, baik sekolah yang dikelola pemerintah maupun swasta. Kolaborasi itu misalkan dengan mencontoh program sekolah yang inovatif, materi yang mudah dibaca, menghubungkan ekosistem, dan peningkatan kompetensi,” kata Supriano.

 

Sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/lili.ariyanti/2018/08/12/sejarah-masjid-agung-sang-cipta-rasa/