Wujudkan Kampus Technopreneur, Rektor Trilogi Fokus Genjot SDM

Wujudkan Kampus Technopreneur, Rektor Trilogi Fokus Genjot SDM

Wujudkan Kampus Technopreneur, Rektor Trilogi Fokus Genjot SDM

Wujudkan Kampus Technopreneur, Rektor Trilogi Fokus Genjot SDM
Wujudkan Kampus Technopreneur, Rektor Trilogi Fokus Genjot SDM

Lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi technopreneur punya posisi

strategis di masyarakat. Ya, ketika alumnus lain sibuk mencari peluang kerja, seorang tehchnopreneur justru sebaliknya.

Mereka meng-create lapangan pekerjaan dan fokus pada pengurangan jumlah pengangguran.

“Maka dari pendekatan pengajaran di perguruan tinggi, harus berorientasi pada technopreneurship,” ujar Rektor Universitas Trilogi, Subiakto Tjakrawerdaja disela-sela pelantikan pejabat struktural dan nonstruktural, Jumat (3/11).

Subiakto menjelaskan, sejak beberapa tahun ke belakang, seluruh program studi di kampusnya

mulai diarahkan menjadi seorang technopreneur.

Salah satu upayanya adalah menerapkan muatan-muatan mata kuliah yang berkaitan dengan technopreneur.

“Nah, itu semua didukung dengan peningkatan kapasitas SDM, khususnya dosen serta jajarannya. Dengan begitu, kami berharap Trilogi bisa menjadi Universitas Technopreneur,” ungkap dia.

Terkait SDM, Subiakto mengatakan bahwa pihaknya melakukan perombakan jajaran struktural dan non struktural, sebagai bagian dari penyegaran sekaligus meningkatkan sinergitas para civitas Universitas Trilogi.

Basisnya, kata dia, adalah sejauh mana mereka mampu adaptble terhadap perubahan-perubahan

yang terjadi di internal maupun eksternal.

“Istilahnya Champions Change. Punyan kemampuan menghadapi perubahan, ” beber Subiakto.

“Kami ingin membentuk super team, bukan superman. Saya berharap mereka yang dilantik hari ini bisa menerapkan spirit itu,” ungkapnya.

Mantan menteri di era Soeharto itu memastikan bahwa tiap perombakan yang dilakukan di kampusnya, selalu obyektif alias berbasis kompetensi.

“Tak ada yang namanga like and dislike. Bahkan, kami libatkan konsultan manajemen dari luar kampus sebagai second opinion,” tutup dia.

 

Sumber :

https://nouw.com/danuaji/understanding-and-examples-of-explanator-36084748