Unsur dalam Struktur Organisasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Unsur dalam Struktur Organisasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Unsur dalam Struktur Organisasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Unsur dalam Struktur Organisasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Unsur dalam Struktur Organisasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
  1. Menteri

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan pembantu presiden dalam mengelola sistem pendidikan nasional. Tugas pokok menteri adalah :
a. Memimpin departemen sesuai dengan tugas pokok yang telah digariskan pemerintah dan membina aparatur Departemen Pendidikan dan Kebudayaan agar berdaya guna dan berhasil guna.
b. Menentukan kebijaksanaan pelaksanaan bidang pemerintahan yang secara fungsional menjadi tanggung jawabnya sesuai kebijaksanaan umum yang telah ditetapkan presiden.
c. Membina dan melaksanakan kerja sama dengan departemen, instansi, dan organisasi lainnya dalam usaha pengelolaan sistem pendidikan nasional.

2. Sekretariat Jenderal

Tugas pokok sekretariat jenderal diatur dalam keputusan menteri pendidkan dan kebudayaan No. 0172/0/1983. Tugas pokok sekretariat jenderal adalah menyelenggarakan pembinaan adminintrasi, organisasi, dan ketatalaksanaan terhadap seluruh unsur di lingkungan Depdikbud serta memberikan layanan teknis dan administratif kepada menteri, inspektorat jenderal, dan unit organisasi lainnya di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok departemen.
Sekretariat jenderal terdiri dari 8 Biro, yaitu:
a. Biro Tata Usaha

  1. Biro Perencanaan
  2. Biro Kepegawaian
  3. Biro Keuangan
  4. Biro Perlengkapan
  5. Biro Hukum dan Humas
  6. Biro Kerjasama Luar Negeri
  7. Biro Organisasi ( Abdul Gaffar Mutiara, 2003 : 31)
  1. Inspektorat Jenderal

Tugas pokok inspektorat jenderal diatur dalam keputusan Mendikbud No. 0145/0/1979. Inspektorat jenderal merupakan satuan pengawasan yang dipimpin oleh inspektur jenderal.

Tugas pokok inspektur jenderal adalah melakuakn pengawasan dalam lingkungan departemen terhadap pelaksanaan tugas, baik tugas yang bersifat

rutin maupun tugas pembangunan. Inspektorat jenderal terdiri dari 9 unit, yaitu :

  1. Sekretariat Inspektorat Jenderal
  2. Inspektorat Kepegawaian
  3. Inspektorat Keuangan
  4. Inspektorat Perlengkapan
  5. Inspektorat Dikdasmen
  6. Inspektorat Dikti
  7. Inspektorat Diklusepora
  8. Inspektorat Proyek Pembangunan. ( Abdul Gaffar Mutiara, 2003 : 31)
  1. Direktorat Jenderal Pendidikan

Organisasi dan tata kerja direktorat jenderal diatur melalui keputusan Mendikbud RI No. 0222b/0/1980. Tugas pokok direktorat jenderal adalah menyelenggarakan sebagian tugas pokok departemen di bidang pendidikan dasar dan menengah berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan menteri.

Inspektorat jenderal terdiri dari 9 Unit, yaitu :

  1. Sekretariat Inspektorat Jenderal
  2. Inspektorat Kepegawaian
  3. Inspektorat Keuangan
  4. Inspektorat Perlengkapan
  5. Inspektorat Dikdasmen
  6. Inspektorat Dikti
  7. Inspektorat Diklusepora
  8. Inspektorat Proyek Pembangunan ( Abdul Gaffar Mutiara, 2003 : 31)
  1. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Tugas pokok Direktorat Pendidikan Tinggi diatur dalam keputusan Mendikbud No. 0222e/0/1986. Direktorat jenderal pendidikan tinggi mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian tugas departemen di bidang pendidikan tinggi berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh menteri.
Dirjen Dikti dari 5 unit, yaitu :

  1. Sekretariat
  2. Direktorat Pembinaan Sarana Akademik
  3. Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  4. Direktorat Perguruan Tinggi Swasta
  5. Direktorat Kemahasiswaan. ( Abdul Gaffar Mutiara, 2003 : 32)
  1. Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda, dan Olahraga
    Tugas pokok Direktorat ini diatur dalam keputusan Mendikbud No. 0222d/0/1980. Salah satu tugas pokok direktorat jenderal pendidikan luar sekolah, pemuda, dan olahraga adalah:
  2. Merumuskan dan melaksanakan kebijksanaan teknis, memberikan bimbingan dan pembinaan serta memberikan perizinan di bidang pendidikan luar sekolah, pemuda, dan olahraga berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan menteri dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/gambar-jaringan-tumbuhan-dan-cirinya/)
    b. Melaksanakan pembinaan pendidikan luar sekolah, pemuda, olahraga sesuai dengan tugas pokok direktorat jenderal dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Melaksanakan pengaman teknis atas pelaksanaan tugas pokoknya sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan menteri dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ditjen Diklusepora terdiri dari 5 unit, yaitu : a. Sekretariat
  4. Direktorat Pendidikan Masyrakat
  5. Direktorat Keolahragaan
  6. Direktorat Pembinaan Generasi Muda
  7. Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis ( Abdul Gaffar Mutiara, 2003 : 33)7. Direktorat Jenderal Kebudayaan

Tugas Direktorat ini diatur dalam keputusan Mendikbud No. 0222e/0/1980. Tugas pokok Dirjen Kebudayaan diantaranya adalah:

  1. Merumuskan kebijaksanaan teknis, memberikan bimbingan dan pembinaan, serta memberikan perizinan di bidang kebudayaan sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan menteri dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    b. Melaksanakan pembinaan kebudayaan sesuai dengan tugas pokok Dirjen dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    c. Melaksanakan pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas Dirjen sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan menteri dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  1. Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan
    Tugas pokok badan ini diatur dalam Keputusan Mendikbud No. 0222f/0/1980.
    Badan ini mempunyai fungsi, salah satunya ialah mengkoordinasi dan membina penelitian pendidikan dan kebudayaan, pengembangan kurikulum, pengembangan inovasi, pengembangan pengelolaan dan sarana pendidikan.9. Pusat-Pusat di Bidang Khusus

Tugas pokok pusat-pusat ini diatur dalam keputusan Mendikbud No. 0222g/0/1980. Beberapa pusat khusus yang berada langsung di bawah Mendikbud ialah :

  1. Pusat Pendidikan dan Latihan Pegawai, mempunyai tugas melaksanakan, mengkoordinassikan, dan membina pendidikan dan latihan pegawai berdasaikan kebijaksanaan yang ditetapkan Mendikbud.
  2. Pusat pembinaan perpustakaan yang bertugas melaksanakan pembinaan perpustakaan berdasarkan kebijaksanaan Mendikbud.
  3. Pusat Kesearan Jasmani/ Rekreasi, mempunyai tugas melaksanakan dan membina penelitian dan pengembangan kesegaran jasmani dan rekreasi berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan menteri
  4. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, mempunyai tugas melaksanakan penelitian.
  5. Pusat Penelitin Arkeologo Nasional, mempunyai tugas melaksanakan pembinaan penelitian di bidang Arkeologi.
  6. Pusat Teknologi Komunikasi dan Kebudayaan bertugas melaksanakan, mengkoordinasikan,dan membina kegiatan di bidang teknologi komunikasi pendidikan dan kebudayaan.
  7. Pusat Grafika Indonesia, mempunyai tugas melaksanakan kegiatan di bidang pendidikan dan latihan Grafika dan memberikan bimbingan kearah pengembangan keahlian dan keterampilan Grafika, di luar hubungan sekolah.10. Struktur Organisasi Vertikal Departeman Pendidikan dan Kebudayaan
    Secara keseluruhan tugas pokok instansi vertikal departemen pendidikan dan kebudayaan diatur dalam kepitusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0173/0/1983.