PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel
PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

BANDUNG-Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Jabar menyayangkan aturan

dari Menteri Pemberdayaan Aparartur Negara dan Reformasi Birokrasi yang melarang PNS dan aparatur rapat di hotel. Hal itu diungkapkan Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar di Bandung, Senin (10/11).

“Kita menyayangkan pernyataan dari Menteri baru ini yang mengeluarkan aturan terburu-buru, tanpa memikirkan dulu dampak negatifnya” ujar Herman.

Seharusnya menurut Herman aturan larangan itu kalau mau ditetapkan, dilakukan dulu kajian yang mendalam, agar untung ruginya bisa kita hitung bersama.

“Kaji dulu lebih dalam dengan melibatkan semua unsur yang terkait termasuk PHRI.

Boleh saja aturan itu diterapkan, tetapi di sisi lain harus meningkatkan promosi wisata, perbaikan infrastruktur yang menunjang pariwisata dan lain-lain” katanya.

Menurut Herman larangan rapat di hotel untuk PNS dan aparatur negara

akan mengurangi pendapatan hotel.
“Hampir 90 persen pendapatan hotel terutama di Jawa Barat justru dari Kementerian atau instansi Pemerintah lainnya. Jadi bisa dibayangkan jika aturan itu duterapkan, berapa kerugian hotel?” tegas Herman.

Herman Muchtar menegaskan, PHRI Jabar akan mendesak PHRI Pusat untuk segera melakukan pertemuan dengan Presiden, membahas masalah ini.

 

Sumber :

http://scalar.usc.edu/works/istory/what-is-the-difference-between-vocational-school-and-academic-school