Pentingnya Personal Branding untuk Karier Anda

Pentingnya Personal Branding untuk Karier Anda

Rekan Kerja, tentu Anda sudah kerap mendengar perihal personal branding, bukan? Apabila Anda masih kurang percaya dengan pengertian personal branding yang selama ini Anda tahu, selanjutnya pengertian dan pentingnya personal branding untuk karier Anda.

Personal branding terdiri dari dua kata, yaitu personal dan branding. Branding adalah memberikan nama atau kesan spesifik pada suatu barang atau jasa sehingga diketahui penduduk luas. Maka, terkecuali branding diaplikasikan ke seseorang atau individu (personal) mempunyai pengertian bisnis memberikan impresi atau kesan spesifik kepada orang lain pada seorang individu atau bisnis membentuk atau memberikan kesan atau impresi yang dijalankan seorang individu dengan tujuan sehingga ringan dikenali oleh penduduk luas.
Sementara, pengertian personal branding menurut marketer Mcnally ialah persepsi atau emosi yang diatur oleh orang lain tak sekedar diri Anda, sehingga personal branding dapat dijelaskan oleh orang yang pernah mempunyai jalinan kerja atau pertemanan dengan Anda.

Personal branding awalannya berasal dari Erving Goffman yang menciptakan Erving Goffman’s Theory. Di dalamnya mengulas perihal self-presentation yang berarti langkah seseorang dambakan dicermati dari group tertentu. Goffman gunakan langkah dramaturgi (seni mengarang sandiwara) sebagai komponen untuk teori self-presentation. Jika dicermati dari segi dramaturgi, bagaimana langkah seseorang memainkan sebuah peran di dalam sebuah drama serta langkah ia mengontrol anggota mana yang dambakan ditonjolkan dan diperlihatkan oleh para penonton. Nah, di sinilah personal branding dimainkan yaitu segi anggota mana yang dambakan dipertontonkan atau diperlihatkan kepada banyak orang.

Ada dua tingkat di dalam self-presentation berdasarkan Goffman, yaitu front-stage dan back-stage. Front-stage adalah step di mana seseorang perlihatkan caranya berperilaku atau memakai pakaian di depan publik atau orang kira-kira dengan tujuan membangun pesona yang dambakan dibentuk. Sementara, back-stage adalah anggota yang tidak ditampilkan ke banyak orang.

Membangun dan membentuk personal branding yang unik di di dalam dunia pekerjaan bakal memengaruhi karier maupun perusahaan daerah Anda bekerja. Dengan kapabilitas personal branding yang baik, maka secara tidak segera Anda memasarkan diri dan kapabilitas Anda sehingga dapat berjumpa dengan pelanggan yang kebetulan memerlukan kapabilitas yang Anda miliki. Di manapun posisi Anda di di dalam jenjang karier, personal branding jadi unsur yang paling penting dengan selalu bernilai (marketable) di tengah-tengah masyarakat. Kemampuan personal branding yang bagus juga bakal memberikan Anda kesempatan di dalam menyebarluaskan nama baik Anda atau apalagi kesempatan untuk bekerja di beraneka perusahaan terkenal. Lalu, bagaimana caranya untuk membangun personal branding yang bakal berdampak baik pada karier Anda?Berikut beberapa langkah untuk mengawali personal branding:

1. Fokus dengan apa yang Anda lakukan

Hal apa yang dambakan Anda tunjukan ke dunia? Apakah jadi seorang penulis? Konsultan? Pembicara? Bagian mana yang dambakan jadi fokus Anda di dalam karier? Tekuni apa yang Anda laksanakan dan coba untuk selalu memberikan hasil terbaik di dalam tiap tiap pekerjaan Anda. Tentukan hal ini sehingga dapat menguatkan dan memastikan oang lain yang dambakan mengangkat Anda sebagai salah satu anggota perusahaannya.

2. Pahami audience dan kompetitor

Sama layaknya mengawali bisnis baru, hal yang juga ke di dalam yang paling penting adalah mengetahui dan menetapkan audience yang cocok untuk Anda. Bentuklah profil yang cocok dengan beberapa syarat audience, ikuti pola yang mereka miliki, cocokkan dengan apa yang jadi kesukaan mereka, cocokkan dengan keseharian mereka, dengan begitu hal ini bakal menopang memberikan bantuan kepada profil yang Anda tetapkan.

Saat memicu sebuah profil, jangan lupa menyimak kompetitor Anda. Bagaimana para kompetitor mendesain diri mereka cocok dengan profesi atau bidangnya, di saat itulah coba Anda membuat hal yang berbeda dari kompetitor Anda. Buat hal unik yang tidak Anda temukan di kompetitor, sehingga hal selanjutnya bakal jadi ciri khas Anda.

3. Pasarkan diri Anda di sarana sosial

Dewasa ini, sarana sosial seakan-akan dunia kedua. Penting bagi para pekerja untuk “memasarkan” profilnya lewat sarana sosial sehingga selalu marketable. Hal ini tentu memberikan banyak keuntungan:

Orang bakal dengan ringan mencari profil melalu sarana sosial, yang nantinya hal ini dapat memengaruhi kemudahan Anda untuk diakses oleh “pasar”.
Memudahkan “pasar” untuk mengenal Anda sebagai seorang yang profesional di bidangnya.

Mengingat personal branding membawa banyak sekali keuntungan khsususnya di dalam membangun karier, hal ini jadi suatu hal yang kudu Anda perhatikan. Dengan menaikkan kualitas personal branding yang ditunjukkan kepada banyak orang, maka bakal semakin besar pula kesempatan untuk jadi seseorang yang marketable. Semoga berhasil, Rekan Kerja!

Baca Juga :