Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil
Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

JAKARTA-Dalam Rapat Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAK/L) APBN 2013

dengan Kementrian Agama terungkap bahwa anggaran honor bagi penyuluh dan guru agama masih sangat kecil, terutama bagi mereka yang non-PNS.

“Honor penyuluh agama non-PNS selama ini hanya berkisar 150 ribu per bulan, begitu pula dengan guru agama non PNS, tidak memiliki standar honor, sehingga seringkali hanya diberi honor kecil, sekedarnya saja.” Papar Ledia Hanifa usai mengikuti rapat kerja dengan Kementrian Agama, Senin malam (10/9).

Padahal, jelas Ledia, di tengah kerapnya berbagai masalah sosial muncul di tengah masyarakat

mulai dari tawuran pelajar, konflik antar umat beragama hingga ancaman tindak teroris, peran agama menjadi semakin penting untuk membingkai pribadi- pribadi dalam masyarakat menjadi sosok yang saleh, baik, berkarakter positip dan mampu menularkan kebaikan pada orang lain.
“Sayangnya, pemerintah justru abai dalam menghargai hak-hak mereka ,” sesal anggota komisi VIII DPR ini pula.

Betapa tidak, untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang dari sekitar 930 ribu

penyuluh agama, Kementerian Agama hanya menganggarkan sekitar 264 miliar rupiah. Ini berarti setiap penyuluh akan mendapat honor tak lebih dari 284 ribu rupiah per bulannya. Begitu pula dengan anggaran bagi guru honor yang tidak jelas standar dan jumlahnya, hingga ada guru agama non-PNS yang menerima honor sekitar 1,5 juta rupiah per bulan tetapi lebih banyak yang mendapat antara 200 hingga 500 ribu rupiah per bulan.

Karena itu Ledia meminta Kementrian Agama segera membuat standar honor bagi para guru dan penyuluh agama non-PNS di seluruh Indonesia dan juga menaikkan angka honornya.

 

Sumber :

https://yaplog.jp/ojelhtcmandiri/archive/1