Gubernur Jabar: “Ayo Naik Kereta “

Gubernur Jabar Ayo Naik Kereta

Gubernur Jabar: “Ayo Naik Kereta “

Gubernur Jabar Ayo Naik Kereta
Gubernur Jabar Ayo Naik Kereta

BANDUNG – Sepulang dari kegiatan di Jakarta Selasa malam

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menggunakan Kereta Api dari Jakarta, dan tiba di Stasion Bandung oukul 18.50 WIB Selasa malam (30/10). Menurut Ahmad Heryawan, dirinya sengaja pulang dari Jakarta menggunakan Kereta, untuk mengetahui lebih dekat pelayanan KA dan mengajak masyarakat untuk menggunakan KA sebagai alternatif transportasi.

“Ya sengaja saja, saya ada kegiatan di Jakarta seharian,

lalu pulang naik Kereta Api. Selain ingin mengetahui perkembangan pelayanan KA di Jawa Barat, saya juga ingin mengajak masyarakat untuk menggunakan KA daripada mobil pribadi. Selain murah, bebas macet, juga sebagai penunjang alat transportasi masal” ujarnya.

Setibanya di Stasion Bandung, Gubernur Ahmad Heryawan

makan malam bersama dengan rombongan dan media, di Sate Hadori Stasion Bandung. Gubernur sempat membagikan ke piring para jurnalis sate kambing sambli berujar: “Jangan sate ayam, kalau ke Hadori itu kambing, ini kok ayam, gimana” selorohnya sambil tersenyum dan membagikan sate ke piring awak media satu-satu.

 

Sumber :

https://www.tripadvisor.co.id/Profile/ojelmandiri

Pertambangan (Mining)

Pertambangan (Mining)

Pertambangan (Mining)

Pertambangan (Mining)
Pertambangan (Mining)

Pertambangan adalah

rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas).

Sektor pertambangan, khususnya pertambangan umum, menjadi isu yang menarik khususnya setelah Orde Baru mulai mengusahakan sektor ini secara gencar. Pada awal Orde Baru, pemerintahan saat itu memerlukan dana yang besar untuk kegiatan pembangunan, di satu sisi tabungan pemerintah relatif kecil, sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah mengundang investor-investor asing untuk membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya di Indonesia.

Adanya kegiatan pertambangan ini mendorong pemerintah untuk mengaturnya dalam undang-undang (UU). UU yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan, UU No. 11/1967 tentang pokok-pokok Pengusaha Pertambangan. Dalam UU tersebut pemerintah memilih mengembangkan pola Kontrak Karya (KK) untuk menarik investasi asing. Berdasarkan ketentuan KK, investor bertindak sebagai kontrktor dan pemerintah sebagai principal. Di dalam bidang pertambangan tidak dikenal istilah konsesi, juga tidak ada hak kepemilihan atas cadangan bahan galian yang ditemukan investor bila eksploitasi berhasil. Berdasarkan KK, investor berfungsi sebagai kontraktor.

 

Karakteristik Pertambangan

Pertambangan mempunyai beberapa karakteristik, yaitu (tidak dapat diperbarui), mempunyai risiko relatif lebih tinggi, dan pengusahaanya  mempunyai dampak lingkungan baik fisik maupun sosial yang relatif lebih tinggi  dibandingkan pengusaha komoditi lain pada umumnya. Karena sifatnya yang tidak dapat diperbarui terssebut pengusaha pertambangan selalu mencari (cadangan terbukti) baru. Cadangan terbukti berkurang dengan produksi dan bertambah dengan adanya penemuan.

Adanya beberapa macam risiko di bidang pertambangan yaitu (eksploritasi) yang berhubungan dengan ketidakpastian penemuan cadangan (produksi), risiko teknologi yang berhubungn dengan ketidakpastian biaya, risiko pasar yang berhubungan dengan perubahan harga, dan risiko kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan perubahan pajak dan harga domestik. Risiko-risiko tersebut berhubungan dengan besaran-besaran yang mempengaruhi keuntungan usaha yaitu produksi, harga, biaya dan pajak. Usaha yang mempunyai risiko lebih tinggi menuntut pengembalian keuntungan (Rate of Return) yang lebih tinggi.

 

Pergeseran Paradigma

Dasar kebijakan publik di bidang pertambangan adalah UUD 1945 pasal 33 ayat 3 yang menyatakan bahwa: bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara  dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Dalam era   disentralisasi saat ini maka kegiatan pertambangan tidak terpisahkan lagi dengan pengambilan kebijakan di tingkat daerah sehingga:

Pertama: Pemerintah pusat hendaknya memberikan kewenangan yang lebih besar kepada daerah untuk mengelola kegiatan pertambangan yang melibatkan sebanyak mungkin peran serta masyarakat local.

Kedua: Apabila risikonya tidak besar serta teknologinya dikuasai dan permasalahannya hanya modal, maka dana dapat dikumpulkan melalui beberapa cara, yaitu:

  1. Sebagian pendapatan pemerintah dari sektor  pertambangan umum yang sudah memberikan keuntungan banyak (misal: batu bara). Pendapatan tersebut dapat digunakan untuk eksplorasi dan investasi pada sektor-sektor pertambangan lainnya.
  2. Membentuk Badan Usaha Milik Daerah yang bertugas mengelola kekayaan mineral di daerah  tersebut seoptimal mungkin dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Ketiga, aspek lingkungan baik fisik maupun social harus dipertimbangkan dalam setiap kontrak pertambangan dan pengusaha pertambangan harus menyediakan biaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan tersebut.

Ketiga: Menurut ahli ekonomi Kaldor dan Hicks

suatu tindakan dikatakan bermanfaat apabila golongan yang memperoleh manfaat dari usahanya dapat memberi kompensasi bagi golongan yang menderita kerugian akibat usaha tersebut sehingga posisi golongan kedua tersebut paling jelek sama seperti sebelum adanya usaha tersebut dan golongan pertama masih untung. Golongan kedua tersebut dapat berupa alam maupun masyarakat. Jadi, tidak adil bila ada sesuatu usaha yang kemudian menyebabkan lingkungan menjadi lebih rusak atau masyarakat menjadi lebih menderita dibandingkan dengan keadaan sebelum adanya usaha tersebut.

                Peran pemerintah daerah akan menjadi lebih besar dalam penanganan dampak lingkungan pertambangan ini, sehingga penguatan institusi di tataran lokal akan menjadi semakin signifikan.

Keempat: sumber daya alam sebagai sumber untuk kegiatan pertambangan dan energi dimanfaatkan dari sistem ekologi, oleh karena itu syarat mendasar yang harus dipatuhi adalahtidak melanggar daya dukung ekosistem. Untuk dapat memanfaatkan sebanyak-banyaknya sumber daya alam yang terkandung di bumi Indonesia, konsep eko-efisiensi harus menjadi acuan utama yang memanfaatkan sebanyak-banyaknya dan membuang atau memboroskan sesedikit mungkin yang juga berarti meminimumkan limbah. Dapat disimpulkan bahwa eko-efisiensi sekaligus akan meningkatkan efisiensi ekonomi. Untuk itu ekonomi lingkungan perlu diperhitungkan dalam setiap aktifitas pertambangan.

Sumber : https://www.bizmom.id/susah-ajarkan-si-kecil-matematika-ini-cara-mudahnya/

Game Online Rusak Mental Anak

Game Online Rusak Mental Anak

Game Online Rusak Mental Ana

Game Online Rusak Mental Anak
Game Online Rusak Mental Anak

Beberapa bulan terakhir ini tindak kriminalitas

yang melibatkan pelajar terus terjadi. Misalnya kasus perampokan dan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melibatkan pelajar-pelajar yang terdidik. Dan adapula kasus yaitu pembacokan yang dilakukan oleh anggota ormas yang sedang melintas  belum lagi kasus tawuran antar pelajar yang sampai-sampai meninggal. Aksi kekerasan yang melibatkan pelajar merupakan akumulasi dari apa yang dilihat, ditonton, dan didengar anak-anak. Ketika mendapat kesempatan dalam momen tertentu, anak-anak ini mengaplikasikan hasil tontonannya itu dalam bentuk perkelahian atau permainan kekerasan yang sering luput dari pengawasan oleh orang tua ataupun yang lainnya. Dan hal ini pula bisa merusak mental anak yang sedang tumbuh berkembang mencari jadi dirinya.

 

Bila orang tua sekadar untuk menyenangkan buah hati mereka

tanpa memikirkan efek samping yang dilakukan oleh anak itu sendiri. Orang tua akan medapatkan dampak buruk. Bisa saja si anak itu menjadi korban dari kekekaran yang dilakukannya. Dan juga si anak bisa menjadi pelaku utama kekerasan di lingkungan sekitar. Sebagai orang tua wajib kita mengingatkan dan bahwan kita harus terjun langsung untuk mengawasi, walaupun tidak seharian. Minimal kita tahu keadaan anak itu, sedang apa dia, lagi ngapain dia, dan sama siapa dia.

 

 Orang tua harus selektif dalam memberikan permainan kepada anaknya.

Begitu juga kepada penyedia game online di luar rumah. Meski game online dengan fitur perkelahian memiliki pangsa pasar bisnis menggiurkan, mereka harus mengedepankan moralnya. Bila tidak diseleksi, secara tidak langsung penyedia game online ikut berkontribusi dalam menciptakan karakter di lingkungan anak. Bisnis jangan dilihat aspek profit saja akan tetapi lihat perspektif psikologis dan social yang bakal diterima oleh konsumen itu sendiri.

 

Sementara hasilpenelusuran yang dilakukan dalam warung internet (warnet)

menyatakan konsumennya mayoritas anak pelajar SD hingga SMA.mereka menjadikan warnet sebagai tempat bermain karena menyediakan game online dengan biaya murah. Di beberapa warnet bahkan terlihat siswa masih menggunakan  baju seragam sekolah. Di waktu senggang mereka menghabiskan waktu di lapangan olahraga. Siswa berseragam sekarang ini lebih senag memilih berlama-lama di hadapan monitor computer untuk bermain-main di dunia maya.

Hanya mengeluarkan uang sekitar Rp3000 – Rp4000 untuk satu jam, mereka bebas memilih permainan yang diinginkan. Dengan harga yang terbilang sangat terjangkau itu, anak-anak sekolah yang masuk ke warnet dapat mengakses semua permainan game online, yang dapat membuat mereka terhubung pemain-pemain lain di luar kota bahkan di luar negeri sekalipun.

Ribuan nama permainan via internet yang masuk dalam genre role playing game (RPG) atau first person shooter (FPS) yang kini tersebar di dunia maya banyak menyajikan visualisasi dan audio yang merujuk pada kekerasan. Meski ada juga game online yang bersifat edukasi, fantasi, olahraga hingga sejarah, pelajar pengguna internet saat ini nyatanya lebih senang memainkan permainan-permainan dari dua genre tersebut. Hasilnya, banyak pelajar yang terinspirasi untuk melakukan adegan kekerasan dalam kehidupan sehari-hari.

Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) menyadari kelonggaran aturan sehingga menyebabkan pelajar bebas memilih game online dalam bentuk apapun. Meski demikian, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Kita lebih mengatur tentang kode etik usaha dari warnet itu sendiri secara prinsip, buakn secara teknis. Kita hanya memberi tahu agar warnet dibuka untuk memberi manfaat positip kepada lingkungan sekitarnya. Kalaupun ada anggota yang nakal, kita tidak bisa melarang. Tujuan utama didirikan Asosiasi ini adalah untuk memperjuangkan kepentingan seperti kebutuhan perangkat lunak, ungkap Ketua Awari Irwin Day.

Pihaknya mengaku prihatin atas penyalahgunaan fungsi dari game online yangdi adaptasi oleh pelajar. Sangat banyak permainan di internet yang sebenarnya ditujukan pengguna dewasa. “Game-game yang saat ini tersebar sudah sangat memprihatinkan. Karena game-game itu sebenarnya mempunyai segmen umur. Sedangkan anak-anak sekarang banyak yang memainkan game yang ditujukan untuk pengguna internet dewasa. Permainan yang masuk dalam segmen dewasa, biasanya mengandung kekerasan, kata-kata kasar, dan tingkat seksualitas, “ kata Irwin.

Dia juga menerangkan bahwa di luar negeri permainan game online diberikan dengan batasan umur serta peraturan yang jelas. Sementara di Indonesia sendiri susah mengaturnya, bahkan walaupun sudah ditempel di papan pengumuman. Hanya sebagian kecil yang membaca dan mematuhinya. Karena game online sudah menjadi darah daging permainan anak-anak itu. Di luar sana banyak hal yang bisa kita lakukan selain bermain game online yang lebih bermanfaat daripada menghabiskan waktu seharian di warnet yang tidak manfaatnya bagi anak itu sendiri. Di sini peran orang tua sangatlah penting untuk menjadikan anak itu tidak kecanduan game online tersebut. Anak adalah masa depan keluarga dan masa depan bangsa yang siap menggantikan senior. Untuk itu semangat jangan menyerah terus berjuang demi anak didik yang sukses.

Sumber : http://carapengobatanalamiherbal.com/strategi-penerapan-pembelajaran-siswa-aktif-di-sekolah/

Target Peningkatan Produksi Teh

Target Peningkatan Produksi Teh

Target Peningkatan Produksi Teh

Target Peningkatan Produksi Teh
Target Peningkatan Produksi Teh

BANDUNG-Komoditas teh menjadi unggulan perkebunan Jabar

. Dengan kondisi tersebut, produksi teh terus dipacu baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Untuk Pengembangan tahun mendatang, telah disiapkan berbagai langkah dalam rangka peningkatan produksi teh, ungkap Kadisbun Jabar, Arif Santosa dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/11).

Arif menuturkan, kondisi teh di Jabar saat ini sebagian besar dihasilkan dari Perkebunan Rakyat dengan luas areal sebanyak 52.000 Ha, namun karena produktivitas rendah, maka populasi tanaman teh hanya 6.000 sampai 7.000 per tegakkan sehingga produktivitas teh hanya rata-rata sebesar 0,3 Ha per tahun.

Dengan kondisi ini dan bila dibandingkan dengan teh yang dihasilkan dari Perkebunan Teh Nasional (PTN) ,

teh yang dihasilkan Perkebunan Rakyat rendah, karena teh yang dihasilkan PTN produktivitasnya tinggi mencapai 12.000 sampai 13.000 pohon pertegakkan, jelas Arif.

Dengan masih rendahnya populasi teh yang dihasilkan Perkebunan Rakyat, diupayakan dengan melalui program Gerakan Penyelamatan Agrobisnis
Nasional di Jabar seluas 3.200 Ha. Program tersebut, dilaksanakan di Di delapan lokasi diantaranya Sukabumi dan Purwakarta.

Fasilitasi lain yang dilakukan, diantaranya packing produk agar produk teh

mempunyai keunggulan dalam pemasaran baik lokal, nasional maupun internasional.

Langkah lain, lanjut Arif, diupayakan peningkatan konsumsi teh, diantaranya dilakukan melalui pemanfaatan penggunaan teh di berbagai acara, seperti, di berbagai area, seperti area bisnis seperti hotel-hotel. (nur)

 

Baca Juga :

 

 

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel
PHRI Sayangkan Larangan PNS Rapat di Hotel

BANDUNG-Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Jabar menyayangkan aturan

dari Menteri Pemberdayaan Aparartur Negara dan Reformasi Birokrasi yang melarang PNS dan aparatur rapat di hotel. Hal itu diungkapkan Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar di Bandung, Senin (10/11).

“Kita menyayangkan pernyataan dari Menteri baru ini yang mengeluarkan aturan terburu-buru, tanpa memikirkan dulu dampak negatifnya” ujar Herman.

Seharusnya menurut Herman aturan larangan itu kalau mau ditetapkan, dilakukan dulu kajian yang mendalam, agar untung ruginya bisa kita hitung bersama.

“Kaji dulu lebih dalam dengan melibatkan semua unsur yang terkait termasuk PHRI.

Boleh saja aturan itu diterapkan, tetapi di sisi lain harus meningkatkan promosi wisata, perbaikan infrastruktur yang menunjang pariwisata dan lain-lain” katanya.

Menurut Herman larangan rapat di hotel untuk PNS dan aparatur negara

akan mengurangi pendapatan hotel.
“Hampir 90 persen pendapatan hotel terutama di Jawa Barat justru dari Kementerian atau instansi Pemerintah lainnya. Jadi bisa dibayangkan jika aturan itu duterapkan, berapa kerugian hotel?” tegas Herman.

Herman Muchtar menegaskan, PHRI Jabar akan mendesak PHRI Pusat untuk segera melakukan pertemuan dengan Presiden, membahas masalah ini.

 

Sumber :

http://scalar.usc.edu/works/istory/what-is-the-difference-between-vocational-school-and-academic-school

Diskominfo Prov. Jabar Sosialisasikan Penyelenggaraan PON XIX

Diskominfo Prov. Jabar Sosialisasikan Penyelenggaraan PON XIX

Diskominfo Prov. Jabar Sosialisasikan Penyelenggaraan PON XIX

Diskominfo Prov. Jabar Sosialisasikan Penyelenggaraan PON XIX
Diskominfo Prov. Jabar Sosialisasikan Penyelenggaraan PON XIX

TANJUNGSARI-Guna lebih memasyarakatkan penyelenggaraan Pekan Olah Raga

Nasional (PON) XIX Tahun 2016 di Jawa Barat dikalangan pelajar/siswa, pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat lakukan sosialisasi tentang PON XIX Tahun 2016 ke Sekolah Menengah Atas Tanjungsari Sumedang.

Sebanyak kurang lebih 400 siswa SMAN Tanjungsari, hadir menyaksikan

sosialisasi. Untuk lebih menarik atensi para siswa, sosialisasi dikemas melalui media pertunjukkan rakyat. Acara Sosialisasi ini juga bekerjasama dengan Radio Lita FM.

Menurut Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Desiminasi Informasi (SKDI)

Dikominfo Prov. Jabar, Dedi Dharmawan, bahwa tujuan diselenggarakannya sosialisi ini yaitu untuk menyebarluaskan informasi pelaksanaan PON XIX Tahun 2016 di Jabar, termasuk didalamnya even-even yang diselenggarakan pada PON tersebut.

Selain itu, tambah Dedi Dharmawan, melalui sosialisasi ini para siswa diajak untuk mengetahui PON XIX di Jabar Tahun 2016. Dengan demikian, mereka akan turut berpartisipasi menyukseskannya.

 

Sumber :

http://www.thebaynet.com/community/education/what-are-the-best-subjects-to-choose-for-high-school.html

Deskripsi Kerja Profesi IT

Deskripsi Kerja Profesi IT

Deskripsi Kerja Profesi IT

Deskripsi Kerja Profesi IT
Deskripsi Kerja Profesi IT

Software engineer 

Software engineer meneliti, merancang, dan men-develop sistem software untuk memenuhi keperluan client. Setelah sistem sudah secara penuh dirancang software engineer lalu diuji, debug, dan memelihara sistem. Mereka perlu memiliki pengetahuan berbagai macam bahasa pemrograman komputer dan aplikasi, ini karena luasnya bidang kerja yang dapat terlibat didalamnya.

Software engineer seringkali merupakan computer programmer atau software developer. Bergantung pada tipe organisasi, software engineer dapat menjadi spesialis dalam sistem atau aplikasi. Software engineering merupakan salah satu profesi IT yang paling popular.

  1. System analyst

System analyst merancang solusi IT baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan produktifitas. Pekerjaannya dapat untuk ekstrenal client atau internal client (seperti departemen dalam organisasi yang sama). Bekerja secara dekat dengan client, analyst memeriksa model bisnis dan aliran data, mendiskusikan penemuan mereka dengan client, dan merancang solusi IT yang tepat.

Mereka menghasilkan sketsa rancangan dan meminta sistem IT baru, menentukan operasi yang akan dijalankan oleh sistem, dan cara data akan dilihat oleh user, memberikan rancangannya pada client dan setelah disetujui, bekerja secara dekat dengan tim client untuk mengimplementasikan solusi.

  1. Network engineer

Network engineer bertanggungjawab untuk memasang dan mendukung komunikasi jaringan komputer dalam organisasi atau antar organisasi. Tujuannya adalah untuk memastikan operasi yang lancar dari jaringan komunikasi untuk menyediakan performance yang maksimum dan ketersediaan untuk user (staff, client, customer, supplier, dan lain-lain).

Network engineer bekerja secara internal sebagai bagian dari tim pendukung IT di organisasi atau secara eksternal sebagai bagian dari perusahaan konsultansi networking dengan beberapa client.

  1. IT Trainer

IT Trainer umumnya merancang dan memberikan kursus dalam information and communications technologydekstop dan software khusus perusahaan. Mereka juga menyediakan pelatihan dalam area yang lebih teknis untuk software engineer, teknisi, perancang website, dan programmer. IT Trainer bekerja pada perguruan tinggi, perusahaan pelatihan, dan dalam departemen pelatihan dari suatu perusahaan besar dan organisasi sektor publik. Banyak IT Trainer merupakan self-employed. (ICT) seperti aplikasi

  1. Application developer

Application developer menerjemahkan kebutuhan software ke dalam kode pemrograman singkat dan kuat. Kebanyakan akan mengkhususkan pada lingkungan development tertentu seperti computer games atau e-commerce, dan akan memiliki pengetahuan yang dalam pada beberapa bahasa komputer yang bersangkut-paut. Peranannya meliputi menulis spesifikasi dan merancang, membangun, menguji, mengimplementasikan dan terkadang yang membantu aplikasi seperti bahasa komputer dan development tool.

Application developer bekerja dalam range yang luas pada sektor bisnis seperti sektor publik, biasanya menjadi bagian dari tim dengan IT professional lainnya seperti system/busineess analyst dan technical author. Mereka bekerja pada produk umum yang dapat dibeli atau untuk client individual menyediakan bespoke solutions.

Manajer sistem informasi

Manajer sistem informasi bertanggung jawab pada sistem komputer dalam perusahaan, mengawasi pemasangan, memastikan sistem backup berjalan dengan efektif, membeli hardware dan software, menyediakan infrastruktur teknologi ICT untuk organisasi, dan berkontribusi dalam kebijakan organisasi mengenai standar kualitas dan perencanaan strategi.

Manajer sistem informasi bekerja pada semua ukuran orgranisasi dalam industri dan sektor pelayanan, biasanya dengan staff dari teknisi, programmer, dan hardware melapor pada manajer.

 

Konsultan IT

Konsultan IT bekerja secara partnership dengan client, menganjurkan mereka bagaimana untuk menggunakan teknologi informasi agar memenuhi sasaran bisnis atau menyelesaikan suatu masalah. Konsultan bekerja untuk memperbaiki struktur dan efisiensi dan sistem IT organisasi.

Konsultan IT dapat terlibat dalam bermacam aktivitas seperti marketing, manajemen proyek, customer relationship management (CRM) dan system development.

Mereka juga bertanggungjawab untuk pelatihan user dan feedback. Pada banyak perusahaan, tugas tersebut dilakukan oleh IT project team. Konsultan IT makin terlibat dalam penjualan dan pengembangan bisnis.

 

Database administrator

Database administrator bertanggung jawab terhadap performance, integeritas, dan keamanan dari database. Peran tambahan yang diperlukan kemungkinan besar termasuk perencanaan, pembangunan (development), troubleshooting.

Baca Juga : 

Standar Profesi IT

Standar Profesi IT

Standar Profesi IT

Standar Profesi IT
Standar Profesi IT

Perkembangan industri TI ini membutuhkan suatu formalisasi

yang lebih baik dan tepat mengenai pekerjaan profesi yang berkaitan dengan keahlian dan fungsi dari tiap jabatannya.
Hal ini menimbulkan kebutuhan untuk dibentuknya suatu standar profesi di bidang tersebut. Para profesional TI, sudah sejak lama mengharapkan adanya suatu standard kemampuan yang kontinyu dalam profesi tersebut.
Jika dikaji lebih lanjut, standard yang tepat dan teliti untuk profesi ini hanya akan memiliki sedikit relevansi jika tidak adanya proses yang menjamin kemutakhiran pengetahuan profesi TI.

Secara logis dapat dikatakan, seseorang yang memenuhi persyaratan pengetahuan

dan ketrampilan beberapa tahun lalu, belum tentu dapat memenuhi persyaratan sebagai profesional TI di masa kini.
IPKIN selaku perhimpunan masyarakat komputer dan Informatika di Indonesia telah membuat

Beberapa langkah untuk memasyarakatkan standardisasi profesinya.

Langkah-langkah yang telah disusun tersebut ada beberapa pentahapan :
1. Penyusunan kode etik profesional Teknologi Informasi,
2. Penyusunan klasifikasi pekerjaan (Job) Teknologi Informasi,
3. Penerapan mekanisme sertifikasi untuk profesional Teknologi Informasi,
4. Penerapan sistem akreditasi untuk pusat pelatihan dalam upaya pengembangan profesi,
5. Penerapan mekanisme re-sertifikasi.

Untuk memasyarakatkan standarisasi profesi TI

diperlukan media promosi yang dapat berupa radio, majalah, internet atau bahkan televisi. Terlebih lagi adalah penting untuk mempromosikan standard ini ke pada institusi pendidikan, terutama bagian kurikulum karena pendidikan dalam bidang TI harus disesuaikan agar cocok dengan standard yang akan diterapkan dalam industri.
Promosi ini memiliki berbagai sasaran dan pada tiap-tiap sasaran mempunyai tujuan yang ingin dicapai:
– Pemerintah, untuk memberi saran dan pembuat kebijakan sebagai usaha pengembangan Sumber Daya Manusia khususnya di bidang TI.
– Pemberi kerja, untuk membangkitkan kesadaran diantara para pemberi kerja tentang nilai-nilai dari standard profesional dalam meningkatkan kualitas profesional TI.
– Profesional TI, untuk mendorong agar profesional TI melihat nilai-nilai standard dalam profesi dan karir mereka.
– Institusi dan Penyusun kebijakan pendidikan, untuk memberi saran pada pembentukan kurikulum agar dapat memenuhi kebutuhan dan standard profesional TI.
– Masyarakat umum, untuk menyadarkan pada masyarakat umum bahwa standard profesional adalah penting dalam menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas.
Instansi pemerintah telah mulai melakukan pekerjaan dalam bidang TI. Bagaimanapun juga klasifikasi pekerjaan tersebut masih belum dapat mengakomodasikannya.

Terlebih lagi, deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan

masih tidak jelas dalam membedakan setiap pekerjaan. Ada beberapa industri mempunyai klasifikasi pekerjaannya sendiri dan telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan sendiri. Hal ini mengesankan belum adanya standarisasi sehingga menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI.

Komponen pokok yang harus diperhatikan dalam menentukan standard profesi adalah

kompetensi. Kompetensi di sini mencakup :
– Pendidikan yang berkaitan dengan profesinya,
– Pengetahuan dan ketrampilan dibidang yang bersangkutan,
– Working attitude (sikap kerja),
– Kemampuan komunikasi dan sosial serta training.
Batasi Profesional TI Asing
Standard kompetensi itu diharapkan dapat memberikan sumbangan yang sangat berarti dalam dunia TI.
Dengan adanya kebutuhan untuk mewujudkan dan menjaga standard profesional yang tinggi tersebut, diharapkan standarisasi yang telah terbentuk nantinya akan memberikan banyak manfaat yang sejalan dengan model Link and Match, serta mendukung era perdagangan internasional.

Disamping itu, dengan menerapkan model standard yang telah diakui, tenaga TI lokal akan diakui secara regional. Perusahaan Multinasional akan mengakui keahlian tenaga TI tersebut.
Ini akan memberikan nilai tambah bagi tenaga TI lokal. Berkaitan dengan adanya freedom of movement dari tenaga kerja, standard nasional yang memenuhi standard regional ini diharapkan dapat membatasi masuknya profesional TI asing, serta menjadikan lebih diakuinya kemampuan profesional TI nasional.

Sumber : http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/11-gambar-jaring-jaring-kubus

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingannya dengan Negara-negara Lain

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingannya dengan Negara-negara Lain

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingannya dengan Negara-negara Lain

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingannya dengan Negara-negara Lain
Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingannya dengan Negara-negara Lain

Terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya.

1. mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software), baik mereka yang merancang system operasi,database maupun system aplikasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
*Sistem analis, merupakan orang yang abertugas menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
* Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan system analis, yaitu membuat program ( baik aplikasi maupun system operasi ) sesuai system yang dianalisa sebelumnya.
* Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
* Web programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
2. mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware).
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
* Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat system computer.
* Networking engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.

 

Mereka yang berkecimpung dalam operasional system informasi.

Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
*EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
*System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.

 

Jenis-jenis Profesi di Bidang IT beserta Job Desc-nya

1. Analyst Programmer
Seorang analis bertugas untuk merancang, membuat ‘code’ program, dan menguji program untuk mendukung perencanaan pengembangan sebuah sistem atau aplikasi.

2. Web Designer
Mengembangkan rancangan inovatif aplikasi web-based beserta isi dari aplikasi tersebut.

3. Systems Programmer/Softaware Engineer
Seseorang dengan posisi ini, harus terbiasa dengan pengembangan software ‘life cyclces’ dan memiliki keterampilan dalam mendesain suatu aplikasi, bahkan sistem. Tugasnya adalah menyiapkan program sesuai dengan spsifikasi, melakukan dokumentasi program, dan menguji program yang telah dibuat.

4. IT Executive
Seorang eksekutif IT bertanggung jawab untuk memelihara kecukupan, standard & kesiapan systems/infrastructure untuk memastikan pengoperasiannya dapat efektif & efisien. Selain itu
harus juga menerapkan prosedur IT & proses untuk memastikan data terproteksi secara maksimum.

5. IT Administrator
Tugasnya adalah menyediakan implementasi & administrasi yang meliputi Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN) dan koneksi dial-up, firewall, Proxy serta pendukung teknisnya.

6. Network Administrator
Mengurusi & mengoperasi jaringan LAN maupun WAN, manajemen sistem serta dukungan terhadap perangkat kerasnya.

7. Database Administrator
Bertanggung jawab Untuk administrasi & pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.

8. Systems Engineer
– Menyediakan rancangan sistem & konsultasi terhadap pelanggan.
– Memberikan respon terhadap permintaan technical queries serta dukungannya.
– Termasuk melakukan pelatihan teknis ke pelanggan & IT administrator.

Network Support Engineer

– Melaksanakan komunikasi & analisa sistem networking
– Mendisain perencanaan untuk integrasi. Mendukung jaringan pada internet, intranet & extranet.
– Menganalisa & ikut ambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan & implementasi mengendalikan untuk keamanan LAN & WAN

 

IT Manager

– Mengatur kelancaran dari sistem IT.
– Troubleshooting & membantu organisasi dalam menangani permasalahan IT.
– Sesuai dengan pengembangan IT yang baru dalam bidang yang diperlukan.

Sumber : http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/gelombang-elektromagnetik

Safari Sambut Ramadhan

Safari Sambut Ramadhan

Safari Sambut Ramadhan

Safari Sambut Ramadhan
Safari Sambut Ramadhan

SUBANG-Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan 1436 H

, sejumlah santri dari 25 pesantren Lirboyo Kediri se-Pasundan mengikuti Safari menyambut Ramadhan 1436 H. Pembukaan dilaksanakan di Alun-alun Subang oleh Kepala Dinas Pendidikan, H.E. Kusdinar, Senin (15/6).

Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa karena

didalamnya ada kewajiban berpuasa selama sebulan penuh. Disamping itu juga sebagai bulan penuh berkah hendaknya diisi dengan kegiatan yang dianjurkan seperti menuntut ilmu, tilawah Qur’an, shadaqah dan ibadah sholat sunah. “Oleh karena itu kami sangat mendukung pada kegiatan yang dilakukan para santri dengan mengikuti pesantren di Masjid Al-Mushabaqah,” ujarnya.

Adapun kegiatan diisi dengan pesantren Ramadhan

di Masjid Al-Mushabaqah yang berlangsung dari 20 Juni sampai 5 Juli 2015.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Kusdinar yang disaksikan para santri. Kemudian acara dilanjutkan pelepasan peserta yang melakukan pawai keliling Kota Subang.

 

Baca Juga :