PEMBUATAN PROYEK SISTEM DIGITAL

PEMBUATAN PROYEK SISTEM DIGITAL

PEMBUATAN PROYEK SISTEM DIGITAL
PEMBUATAN PROYEK SISTEM DIGITAL


Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pencipta alam semesta yang telah memberikan rahmatnya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW.
Sehubung dengan akan di adakannya ujian tengah semester, praktikum elektronika dasar membuat ujian dengan menggunakan proyek yang akan di buat oleh para praktikan elektronika dasar. Dengan membuat alat ini kami para praktikan di perbolehkan mengikuti ujain tengan semester. Proyek ini juga dapat di manfaatkan dalam pembuatan penulisan ilmiah yang akan di ujikan oleh dosen untuk program studi D3.
Prosal ini di buat berdasarkan tugas yang telah di berikan oleh lab elektronika dasar. Dan tugas soft skill.


NAMA KEGIATAN


Kegiatan tersebut bernama :
PROPOSAL ALAT SISTEM DIGITAL (DECODER ENCODER (counter)


TUJUAN DAN SASARAN


1. Memberikan penjelasan dan cara kerja secara garis besar dari proyek
elektronika yang telah dibuat. “Decoder Encoder (counter)”.
2. Memberikan pengenalan dasar tentang rangkaian elektronika, serta
komponen-komponen dalam perangkat elektronika.
3. Sebagai syarat kelulusan dan syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Semester
pada Semester ini tahun ajaran 2010/2011.
4. Menambah wawasan penulis mengenai perkembangan didalam bidang
elektronika.
5. Melatih menulis dalam karya tulis
6. Mendapatkan nilai yang memuaskan

1. ANGGOTA KELOMPOK
Anggota yang akan mengikuti kegiatan ini;
Yusuf Arifin (41109825)
Ahmad Fajar Mardiko (40109408)

2. WAKTU DAN TEMPAT
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada :
Tanggal : 25 oktober – 1 desember 2010
Tempat : universitas gunadarma kampus j jl. Kh. Noer ali,
Kalimalang, bekasi


RINCIAN DANA PENGELUARAN


No Jumlah barang Nama barang Harga satuan Jumlah
1 2 Pcb(polos) 10×20 Rp 3500,- Rp 7000,-
2 1 Ic 7447 Rp 9000,-
3 1 Ic 7490 Rp 9000,-
4 1 Ic Ne555 Rp 8000,-
5 2 Sevent segment Rp 4000,- Rp 8000,-
6 1 Bor Pcb Rp 50.000,-
7 5 Mata Bor Rp 1500,- Rp 7500,-
8 1 Adaptor Bor Rp 27.000,-
9 2 Ferit clorida Rp 4000,- Rp 8000,-
10 1 Socket ic 7447 Rp 1500,-
11 1 Socket ic 7490 Rp 1500,-
12 1 Socket ic Ne555 Rp 1000,-
13 1 Kabel pelangi Rp 9000,-
14 2 Jack banana Rp 2500,- Rp 5000,-
15 2 spidol Rp 10.000,- Rp 20.000,-
16 2 Saklar/switch Rp 3000,- Rp 6000,-
17 9 Resistor Rp 200,- Rp 1800,-
18 1 Solder+timah Rp 15.000,-
19 3 Capasitor Rp 300,- Rp 900,-
JUMLAH Rp 195.200,-

4. PENUTUP

Demikian proposal kegiatan pembuatan alat system digital ini kami sampaikan, kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan partisipasi semua pihak, mudah-mudahan kegiatan pembuatan alat ini dapat berlangsung dengan lancar, Amin.
Namun bila ada suatu pernyataan yang sekiranya tidak berkenan harap maklum. Dan kami akan berusaha semaksimal mungkin pada pelaksanaan kegiatan tersebut. Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan kepercayaannya kepada kami.

Baca Juga : 

USAHA TOPI SEBAGAI ALTERNATIF WIRAUSAHA MAHASISWA

USAHA TOPI SEBAGAI ALTERNATIF WIRAUSAHA MAHASISWA

USAHA TOPI SEBAGAI ALTERNATIF WIRAUSAHA MAHASISWA

USAHA TOPI SEBAGAI ALTERNATIF WIRAUSAHA MAHASISWA
USAHA TOPI SEBAGAI ALTERNATIF WIRAUSAHA MAHASISWA

 

Sebagai mahasiswa yang ekonominya kurang

kita mengadakan usaha sampingan untuk menambah biaya kuliah semesteran. Sebagai penghasilan untuk makan sehari-hari dan biaya kuliah. Dengan kemajuan zaman seperti saat ini bangsa indonesai selalu di tindas dan otak atau ide bangsa Indonesia selalu di kembangkan oleng bangsa luar, oleh karna itu kami ingin menciptakan topi buatan bangsa sendiri dengan kualitas dunia.

Kebanyakan mahasiswa mempunyai bakat atau ide-ide

yang bs di kembangkan, namun mereka masih bingung jadi kami membuat pemblejaran juga bagi mahasiswa yang ingin belajar wirausaha.serta di zaman yang semakin modern dan serba mahalnya kebutuhan sehari-hari, membuat kami sebagai mahasiswa memutar otak untuk memenuhi kebutah sebagai mahasiswa yang lumayan banyak.

TUJUAN USAHA

Untuk menambah penghasilan sehari-hari. Membuat lapangan kerja bagi mahasiswa yang ekonimya kurang dan juga pada penganguran. Serta memberikan ruang bagi para mahasiswa yang ingin mengenal bidang wirausaha, dan menambah pengalaman kerja bagi mahasiswa yang nantinya ingin bekerja di bidang wirausaha juga.

ANGGARAN BIAYA

Total biaya yang dibutuhkan untuk pembutan usaha ini adalah Rp. 3.500.000,-
( TIGA JUTA LIMA RATUS RIBU RUPIAH *)
Dengan rincian
No Rincian jumlah satuan harga satuan total harga
1 Mesin press topi digital import 1 unit Rp. 1.800.000,- Rp. 1.800.000,-
2 Printer Epson t11 1 unit Rp. 800.00,- Rp. 800.000,-
3 System i-flow t11- sublim 1 paket Rp. 450.000,- Rp. 450.000,-
4 Injek paper 1 unit Rp. 222.000,- Rp. 222.000,-
5 Paket makan untuk 2 orang 6 paket Rp. 20.000,- Rp. 120.000,-
6 Biaya takterduga 1 paket Rp. 108.000,- Rp. 108.000,-
Total biaya Rp. 3.500.000,-

PENUTUP
Proposal ini kami buat untuk menambahkan keahlian mahasiswa dalam bidang wirausaha,serta untuk mengurangi penganguran. Sekian proposal ini kami buat semoga dapat di pertimbangkan ke arah ke depannya.

 

Sumber : https://icanhasmotivation.com/kalimat-majemuk-setara/

ENCODER DECODER

ENCODER DECODER

ENCODER DECODER

ENCODER DECODER
ENCODER DECODER

 

Encoder decoder (counter)

Encoder decoder adalah sebuah rangkain system digital yang menggunakan IC( integrated circuit) dan menghasilkan output berupa bilangan decimal yang di tamnpilkan oleh sevent segment.

Encoder decoder ini banyak di aplikasikan di peralatan elektronika lainya seperti lampu lalulintas yang biasanya terdapat detik dalam menghitungnya. Biasanya pada lampu lalulintas menggunkan down counter karena menghitung dari angka 9-0.


Encoder decoder ini juga merupakan

dasar dari pembuatankomponen digital lainnya, rangkain dalam pembuatan encoder decoder ini cukup sederhana dan menggukan biaya yang cukup murah. Berikut adalah rangkainnya:

Ini merupakan rangkain encoder decoder (counter) fungsi alat ini adalah sebagai pencacah atau menghitung secara acak dalam suatau keadaan, misalkan dalam keaadaan lebaran pasti ada banyak mobil yang melintas terutama di daerah nagrek dan pantura, biasanya petugas menghitungnya dengan alat manual, dengan cara ini petugas akan lebih mudah dalam menghitungnya, serta tidak perlu kawatir akan keliru dalam menghitungnya.

 

Komponen yang di gunakan dalam rangkain encoder decoder

ini cukup sederhana dan murah yaitu:
Push-on ic 555 ic 7490 ic 7447 resistor =330Ω


Resistor = 1k Ω kapasitor=0.01µF

Itulah komponen yang digunakan saya sarankan untuk poemasangan ic sebaiknya menggunakan socket ic supaya icnya tidak rusak karena ic mudah rusak jika terkena panas yang berlebihan dari solderan.
Cara kerja rangkaian ini cukup mudah dengan menekan push-on maka angka atau digit digital akan tampil di sevent segment dari 1-9 output bias lebih dari Sembilan tinggal kita memasang sevent segment yang berapa digit.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/unsur-serapan/

Perbedaan Cyber Law di Berbagai Negara

Perbedaan Cyber Law di Berbagai Negara

Perbedaan Cyber Law di Berbagai Negara
Perbedaan Cyber Law di Berbagai Negara

 

Cyberlaw
 
adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang umumnya diasosiasikan dengan Internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah “ruang dan waktu”. Sementara itu, Internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu ini.

Cyberlaw di Indonesia

Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) atau yang disebut cyberlaw, digunakan untuk mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya,baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UU ITE ini juga diatur berbagai macam hukuman bagi kejahatan melalui internet.
UU ITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis diinternet dan masyarakat pada umumnya untuk mendapat kepastian hukum dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan elektronik digital sebagai bukti yang sah dipengadilan.UU ITE sendiri baru ada diIndonesia dan telah disahkan oleh DPR pada tanggal 25 Maret 2008. UU ITE terdiri dari 13 Bab dan 54 Pasal yang mengupas secara mendetail bagaimana aturan hidup di dunia maya dan transaksi yang terjadi didalamnya.

 

Perbuatan yang dilarang (cybercrime) dijelaskan pada Bab VII (pasal 27-37), yaitu:

 

  • Pasal 27: Asusila, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan.
  • Pasal 28: Berita Bohong dan Menyesatkan, Berita Kebencian dan Permusuhan.
  • Pasal 29: Ancaman Kekerasan dan Menakut-nakuti.
  • Pasal 30: Akses Komputer Pihak Lain Tanpa Izin, Cracking.
  • Pasal 31: Penyadapan, Perubahan, Penghilangan Informasi

 

Cyber Law di Malaysia

Lima cyberlaws telah berlaku pada tahun 1997 tercatat di kronologis ketertiban. Digital Signature Act 1997 merupakan Cyberlaw pertama yang disahkan oleh parlemen Malaysia. Tujuan Cyberlaw ini, adalah untuk memungkinkan perusahaan dan konsumen untuk menggunakan tanda tangan elektronik (bukan tanda tangan tulisan tangan) dalam hukum dan transaksi bisnis. Computer Crimes Act 1997 menyediakan penegakan hukum dengan kerangka hukum yang mencakup akses yang tidak sah dan penggunaan komputer dan informasi dan menyatakan berbagai hukuman untuk pelanggaran yang berbeda komitmen. Para Cyberlaw berikutnya yang akan berlaku adalah Telemedicine Act 1997. Cyberlaw ini praktisi medis untuk memberdayakan memberikan pelayanan medis / konsultasi dari lokasi jauh melalui menggunakan fasilitas komunikasi elektronik seperti konferensi video. Berikut pada adalah Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998 yang mengatur konvergensi komunikasi dan industri multimedia dan untuk mendukung kebijakan nasional ditetapkan untuk tujuan komunikasi dan multimedia industri.

 

The Malaysia Komunikasi dan Undang-Undang Komisi Multimedia 1998

 

kemudian disahkan oleh parlemen untuk membentuk Malaysia Komisi Komunikasi dan Multimedia yang merupakan peraturan dan badan pengawas untuk mengawasi pembangunan dan hal-hal terkait dengan komunikasi dan industri multimedia.

Departemen Energi, Komunikasi dan Multimedia sedang dalam proses penyusunan baru undang-undang tentang Perlindungan Data Pribadi untuk mengatur pengumpulan, kepemilikan, pengolahan dan penggunaan data pribadi oleh organisasi apapun untuk memberikan perlindungan untuk data pribadi seseorang dan dengan demikian melindungi hak-hak privasinya. Ini to be undang yang berlaku didasarkan pada sembilan prinsip-prinsip perlindungan data yaitu :

 

Baca Juga :

Menurut Pasal 1 ayat 8 :

Menurut Pasal 1 ayat 8 :

Menurut Pasal 1 ayat 8 :

Menurut Pasal 1 ayat 8 :
Menurut Pasal 1 ayat 8 :

 

Program komputer adalah

sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk penyiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut.


Dan Pasal 2 ayat 2:

Pencipta dan /atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan program computer (software) memberikan izin atau melarng orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.


Pembatasan Hak Cipta

Pembatasan Hak cipta, Pembatasan mengenai hak cipta diatur dalam pasal 14, 15, 16 (ayat 1-6), 17, dan 18. Pemakaian ciptaan tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta apabila sumbernya disebut atau dicantumkan dengan jelas dan hal itu dilakukan terbatas untuk kegiatan yang bersifat nonkomersial termasuk untuk kegiatan sosial, misalnya, kegiatan dalam lingkup pendidikan dan ilmu pengetahuan, kegiatan penelitian dan pengembangan, dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari penciptanya. Kepentingan yang wajar dalam hal ini adalah “kepentingan yang didasarkan pada keseimbangan dalam menikmati manfaat ekonomi atas suatu ciptaan”. Termasuk dalam pengertian ini adalah pengambilan ciptaan untuk pertunjukan atau pementasan yang tidak dikenakan bayaran. Khusus untuk pengutipan karya tulis, penyebutan atau pencantuman sumber ciptaan yang dikutip harus dilakukan secara lengkap. Artinya, dengan mencantumkan sekurang-kurangnya nama pencipta, judul atau nama ciptaan, dan nama penerbit jika ada. Selain itu, seorang pemilik (bukan pemegang hak cipta) program komputer dibolehkan membuat salinan atas program komputer yang dimilikinya, untuk dijadikan cadangan semata-mata untuk digunakan sendiri.

Selain itu, Undang-undang Hak Cipta juga mengatur hak pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan atau mewajibkan pihak tertentu memperbanyak ciptaan berhak cipta demi kepentingan umum atau kepentingan nasional (pasal 16 dan 18), ataupun melarang penyebaran ciptaan “yang apabila diumumkan dapat merendahkan nilai-nilai keagamaan, ataupun menimbulkan masalah kesukuan atau ras, dapat menimbulkan gangguan atau bahaya terhadap pertahanan keamanan negara, bertentangan dengan norma kesusilaan umum yang berlaku dalam masyarakat, dan ketertiban umum” (pasal 17). Ketika orang mengambil hak cipta seseorang maka orang tersebut akan mendapat hukuman yang sesuai pada kejahatan yang dilakukan. Menurut UU No.19 Tahun 2002 pasal 13, tidak ada hak cipta atas hasil rapat terbuka lembaga-lembaga Negara, peraturan perundang-undangan, pidato kenegaraan atau pidato pejabat Pemerintah, putusan pengadilan atau penetapan hakim, ataupun keputusan badan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya (misalnya keputusan-keputusan yang memutuskan suatu sengketa). Pasal 14 Undang-undang Hak Cipta mengatur bahwa penggunaan atau perbanyakan lambang Negara dan lagu kebangsaan menurut sifatnya yang asli tidaklah melanggar hak cipta. Demikian pula halnya dengan pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, lembaga penyiaran, dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap.


Prosedur Pendaftaran HaKI

Sesuai yang diatur pada bab IV Undang-undang Hak Cipta pasal 35, pendaftaran hak cipta diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI), yang kini berada di bawah [Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia]. Pencipta atau pemilik hak cipta dapat mendaftarkan langsung ciptaannya maupun melalui konsultan HKI. Permohonan pendaftaran hak cipta dikenakan biaya (UU 19/2002 pasal 37 ayat 2). Penjelasan prosedur dan formulir pendaftaran hak cipta dapat diperoleh di kantor maupun situs webDitjen HKI. “Daftar Umum Ciptaan” yang mencatat ciptaan-ciptaan terdaftar dikelola oleh Ditjen HKI dandapat dilihat oleh setiap orang tanpa dikenai biaya. Prosedur mengenai pendaftaran HAKI diatur dalam bab 4, pasal 35-44.

 

Sumber : http://duniague.net/tips-menjauhkan-anak-dari-pribadi-yang-rasis/

Hak-hak yang tercakup dalam hak cipta

Hak-hak yang tercakup dalam hak cipta

Hak-hak yang tercakup dalam hak cipta

Hak-hak yang tercakup dalam hak cipta
Hak-hak yang tercakup dalam hak cipta

Hak eksklusif

Beberapa hak eksklusif yang umumnya diberikan kepada pemegang hak cipta adalah hak untuk :

  • Membuat salinan atau reproduksi ciptaan dan menjual hasil salinan tersebut (termasuk, pada umumnya, salinan elektronik),
  • Mengimpor dan mengekspor ciptaan,
  • Menciptakan karya turunan atau derivatif atas ciptaan (mengadaptasi ciptaan),
  • Menampilkan atau memamerkan ciptaan di depan umum,
  • Menjual atau mengalihkan hak eksklusif tersebut kepada orang atau pihak lain.

Yang dimaksud dengan “hak eksklusif” dalam hal ini adalah bahwa hanya pemegang hak ciptalah yang bebas melaksanakan hak cipta tersebut, sementara orang atau pihak lain dilarang melaksanakan hak cipta tersebut tanpa persetujuan pemegang hak cipta.

Di Indonesia, hak eksklusif pemegang hak cipta termasuk “kegiatan menerjemahkan, mengadaptasi, mengaransemen, mengalihwujudkan, menjual, menyewakan, meminjamkan, mengimpor, memamerkan, mempertunjukkan kepada publik, menyiarkan, merekam, dan mengkomunikasikan ciptaan kepada publik melalui sarana apapun”.

Selain itu, dalam hukum yang berlaku di Indonesia diatur pula “hak terkait”, yang berkaitan dengan hak cipta dan juga merupakan hak eksklusif, yang dimiliki oleh pelaku karya seni (yaitu pemusik, aktor, penari, dan sebagainya), produser rekaman suara, dan lembaga penyiaran untuk mengatur pemanfaatan hasil dokumentasi kegiatan seni yang dilakukan, direkam, atau disiarkan oleh mereka masing-masing (UU 19/2002 pasal 1 butir 9–12 dan bab VII). Sebagai contoh, seorang penyanyi berhak melarang pihak lain memperbanyak rekaman suara nyanyiannya.

Hak-hak eksklusif yang tercakup dalam hak cipta tersebut dapat dialihkan, misalnya dengan pewarisan atau perjanjian tertulis (UU 19/2002 pasal 3 dan 4). Pemilik hak cipta dapat pula mengizinkan pihak lain melakukan hak eksklusifnya tersebut dengan lisensi, dengan persyaratan tertentu (UU 19/2002 bab V).

Perlindungan Hak Cipta

Perlindungan hak cipta pada umumnya berarti bahwa penggunaan atau pemakaian dari hasil karya tertentu hanya dapat dilakukan dengan ijin dari pemilik hak tersebut. Yang dimaksud menggunakan atau memakai di sini adalah mengumumkan, memperbanyak ciptaan atau memberikan ijin untuk itu.


Pasal 12 ayat 1 :

(1)Dalam Undang-undang ini ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra, yang mencakup :

a.    buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;

b. ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis

dengan itu ;

c. alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan

ilmu pengetahuan;

d.   lagu atau musik dengan atau tanpa teks;

e. drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan

dan pantomim;

f.    seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;

g.   arsitektur;

h.   peta;

i.    seni batik;

j.    fotografi;

k.   sinematografi;

terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, data base

Ciptaan sebagaimana dimaksud dalam huruf l dilindungi sebagai Ciptaan tersendiri dengan tidak mengurangi Hak Cipta atas Ciptaan asli.

(3) Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), termasuk juga semua Ciptaan yang tidak atau belum diumumkan, tetapi sudah merupakan suatu bentuk kesatuan yang nyata, yang memungkinkan Perbanyakan hasil karya itu.”

Sumber : http://sauskecap.com/tips-sederhana-mendidik-anak-untuk-disiplin/

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika
Pengertian Etika

 

Arti Definisi / Pengertian Etika ( Etik )

Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat kebiasaan di maPna etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan.

 

Pengantar dan Pengertian Etika

Teori-teori Etika yang akan dibahas dapat menentukan sikap setiap pelaku komunikasi dalam mengambil tindakannya. Diharapkan dengan memahami beberapa teori etika ini setiap pelaku komunikasi bisa mengambil sikapnya sendiri berdasarkan teori-teori etika, dan sebaliknya kita pun bisa memahami mengapa seseorang bertindak

begitu atau begini.Dalam dua tulisan terdahulu telah kita uraikan

perkembangan pemikiran pada era Yunani klasik, yaitu berawal dari keprihatinan moral Socrates lalu berkembang dengan tumbuhnya gagasan-gagasan filosofis pada filsuf-filsuf sesudahnya, khususnya Plato dan Aristoteles. Pengungkapan kenyataan ini tidak hanya bersifat historis belaka, namun ada hikmah atau nilai yang berharga yang dapat kita petik. Pertama, munculnya gagasan-gagasan filosofis yang besar-besar seperti yang dicetuskan oleh, dalam kasus ini, Plato dan Aristoteles, tidak turun dari langit secara tiba-tiba (taken for granted), melainkan hasil dari pergulatan dan pergumulan dengan kehidupan nyata sehari-hari. Kedua, kita melihat bahwa prinsip-prinsip etika dan logika berasal dari sumber yang sama; dan hal ini menunjukkan bahwa nilai moral terkait erat dengan pengetahuan; bahwa nilai subyek terkait erat dengan fakta obyek; bahwa hati terkait erat dengan nalar.

 

Pendapat saya tentang Etika:

Etika adalah sikap kritis setiap pribadi dan kelompok masyarakat dalam merealisasikan moralitas itu. Karena Etika adalah refleksi kritis terhadap moralitas, maka etika tidak bermaksud untuk membuat orang bertindak sesuai dengan moralitas begitu saja.

Etika memang pada akhirnya menghimbau orang untuk bertindak sesuai dengan moralitas, tetapi bukan karena tindakan itu diperintahkan oleh moralitas (nenek moyang, orang tua, guru), melainkan karena ia sendiri tahu bahwa hal itu memang baik baginya. Sadar secara kritis dan rasional bahwa ia memang sudah sepantasnya bertindak seperti itu.Etika berusaha menggugah kesadaran manusia untuk bertindak secara otonom dan bukan heteronom.

Etika bermaksud membantu manusia untuk bertindak secara bebas dan dapat dipertanggungjawabkan karena setiap tindakannya selalu lahir dari keputusan pribadi yang bebas dengan selalu bersedia untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu karena memang ada alasan-alasan dan pertimbangan-pertimbangan yang kuat mengapa ia bertindak begitu atau begini.

Sumber : http://www.tricastservices.com/tips-cerdas-mendidik-bayi-agar-pintar/

COCOMO Adalah

COCOMO Adalah

COCOMO Adalah

COCOMO Adalah

COCOMO (Constructive Cost Model )

Constructive Cost Model (COCOMO) Merupakan algoritma estimasi biaya perangkat lunak model yang dikembangkan oleh Barry Boehm. Model ini menggunakan rumus regresi dasar, dengan parameter yang berasal dari data historis dan karakteristik proyek proyek saat ini.

Pengertian COCOMO

COCOMO terdiri dari tiga bentuk hirarki semakin rinci dan akurat. Tingkat pertama, Basic COCOMO adalah baik untuk cepat, order awal, kasar estimasi besarnya biaya perangkat lunak, namun akurasinya terbatas karena kurangnya faktor untuk memperhitungkan perbedaan atribut proyek (Cost Drivers). Intermediate COCOMO mengambil Driver Biaya ini diperhitungkan dan Rincian tambahan COCOMO account untuk pengaruh fase proyek individu.

 

Model Jenis COCOMO Ada tiga model cocomo, diantaranya ialah:

Dasar Cocomo dengan menggunakan estimasi parameter persamaan (dibedakan menurut tipe sistem yang berbeda) upaya pengembangan dan pembangunan durasi dihitung berdasarkan perkiraan DSI.

Dengan rincian untuk fase ini diwujudkan dalam persentase. Dalam hubungan ini dibedakan menurut tipe sistem (organik-batch, sebagian bersambung-on-line, embedded-real-time) dan ukuran proyek (kecil, menengah, sedang, besar, sangat besar). Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:

  • Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
  • Proyek sedang (semi-detached mode)Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.
  • Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat

Model COCOMO dasar ditunjukkan dalam persamaan 1, 2, dan 3 berikut ini:

Keterangan :

  • E          :           besarnya usaha (orang-bulan)
  • D         :           lama waktu pengerjaan (bulan)
  • KLOC :           estimasi jumlah baris kode (ribuan)
  • P          :           jumlah orang yang diperlukan.
  1. Intermediate Cocomo

Persamaan estimasi sekarang mempertimbangkan (terlepas dari DSI) 15 pengaruh faktor-faktor; ini adalah atribut produk (seperti kehandalan perangkat lunak, ukuran database, kompleksitas), komputer atribut-atribut (seperti pembatasan waktu komputasi, pembatasan memori utama), personil atribut ( seperti aplikasi pemrograman dan pengalaman, pengetahuan tentang bahasa pemrograman), dan proyek atribut (seperti lingkungan pengembangan perangkat lunak, tekanan waktu pengembangan). Tingkat pengaruh yang dapat diklasifikasikan sebagai sangat rendah, rendah, normal, tinggi, sangat tinggi, ekstra tinggi; para pengganda dapat dibaca dari tabel yang tersedia.

3. Detil Cocomo

Dalam hal ini adalah rincian untuk fase tidak diwujudkan dalam persentase, tetapi dengan cara faktor-faktor pengaruh dialokasikan untuk fase. Pada saat yang sama, maka dibedakan menurut tiga tingkatan hirarki produk (modul, subsistem, sistem), produk yang berhubungan dengan faktor-faktor pengaruh sekarang dipertimbangkan dalam persamaan estimasi yang sesuai. Selain itu detail cocomo dapat menghubungkan semua karakteristik versi intermediate dengan penilaian terhadap pengaruh pengendali biaya pada setiap langkah (analisis, perancangan, dll) dari proses rekayasa PL

3 jenis pengimpelentasian dalam evolusi COCOMO yaitu :

  • Basic (COCOMO I 1981) Menghitung dari estimasi jumlah LOC (Lines of Code)
  • Intermediate (COCOMO II 1999)
  1. Menghitung dari besarnya program dan “cost drivers” (faktor-faktor yang berpengaruh langsung kepada proyek), seperti: perangkat keras, personal, dan atribut-atribut proyek lainnya
  2. Mempergunakan data-data historis dari proyek-proyek yang pernah menggunakan COCOMO I, dan terdaftar pengelolaan proyeknya dalam COCOMO database.

Sumber : http://orej.net/tips-cepat-belajar-bahasa-indonesia/

Ariel Bebas

Ariel Bebas

Ariel Bebas

Ariel Bebas
Ariel Bebas

Bandung – Ariel, vokalis band eks Peterpan hari ini menerima

pembebasan bersyarat dari Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta, Bandung.
Keluar dari rutan tersebut Ariel dibawa menuju ke Kejari Bandung dan kemudian diperbolehkan pulang.

Saat detik-detik keluar dari rutan, nampak ratusan Sahabat Peterpan

, fans dari Peterpan ikut menjemput Ariel.  Ariel akhirnya keluar rutan pada pukul 09.10 dengan menggunakan kijang Inova warna putih milik dinas.
Ariel akan menjalani pembebasan bersyarat sehingga wajib lapor sebulan sekali. Meski demikian ia tidak dicekal. Masa pembebasan bersyaratnya hingga 21 September 2014.

Ariel dipenjara selama 2,5 tahun akibat terjerat UU pornografi,

karena adegan asusilanya dengan Cut Tari tersebar di internet.

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil
Honor Penyuluh Agama Relatif Kecil

JAKARTA-Dalam Rapat Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAK/L) APBN 2013

dengan Kementrian Agama terungkap bahwa anggaran honor bagi penyuluh dan guru agama masih sangat kecil, terutama bagi mereka yang non-PNS.

“Honor penyuluh agama non-PNS selama ini hanya berkisar 150 ribu per bulan, begitu pula dengan guru agama non PNS, tidak memiliki standar honor, sehingga seringkali hanya diberi honor kecil, sekedarnya saja.” Papar Ledia Hanifa usai mengikuti rapat kerja dengan Kementrian Agama, Senin malam (10/9).

Padahal, jelas Ledia, di tengah kerapnya berbagai masalah sosial muncul di tengah masyarakat

mulai dari tawuran pelajar, konflik antar umat beragama hingga ancaman tindak teroris, peran agama menjadi semakin penting untuk membingkai pribadi- pribadi dalam masyarakat menjadi sosok yang saleh, baik, berkarakter positip dan mampu menularkan kebaikan pada orang lain.
“Sayangnya, pemerintah justru abai dalam menghargai hak-hak mereka ,” sesal anggota komisi VIII DPR ini pula.

Betapa tidak, untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang dari sekitar 930 ribu

penyuluh agama, Kementerian Agama hanya menganggarkan sekitar 264 miliar rupiah. Ini berarti setiap penyuluh akan mendapat honor tak lebih dari 284 ribu rupiah per bulannya. Begitu pula dengan anggaran bagi guru honor yang tidak jelas standar dan jumlahnya, hingga ada guru agama non-PNS yang menerima honor sekitar 1,5 juta rupiah per bulan tetapi lebih banyak yang mendapat antara 200 hingga 500 ribu rupiah per bulan.

Karena itu Ledia meminta Kementrian Agama segera membuat standar honor bagi para guru dan penyuluh agama non-PNS di seluruh Indonesia dan juga menaikkan angka honornya.

 

Sumber :

https://yaplog.jp/ojelhtcmandiri/archive/1